Tahun Ini, Biaya Referensi Umrah Rp 20 Juta

0
325
Warga Kepri saat akan naik mobil. Jamaah ini akan menunaikan ibadah Umrah ke tanah suci Makkah. Tahun ini referensi naik Umrah hanya Rp 20 juta. f-istimewa

Kementerian Agama (Kemenag) menyatakan penyusunan regulasi untuk memperbaiki penyelenggaraan ibadah umrah sudah memasuki tahap finalisasi.

TANJUNGPINANG –  Salah satu yang diatur yakni harga referensi pelaksanaan ibadah umrah di biro perjalanan ditetapkan sekitar Rp20 juta. Termasuk Provinsi Kepulauan Riau.

Hal ini diungkapkan Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) Kemenag Provinsi Kepri Marwin Jamal, melalui Kabid Penyelenggaraan Haji dan Umrah Provinsi Kepri, Subadi, Jumat (2/2) kemarin.

”Standar biaya referensi tersebut, rata-rata Rp20 juta per calon jemaah. Tapi, masih menunggu keputusannya dari pusat” kata Subadi.

Ia menegaskan bahwa harga referensi itu bukan merupakan harga terendah. Melainkan, harga standar biro perjalanan ibadah Umrah yang selama ini telah resmi melakukan perjalanan ibadah Umrah di Kepri.

Terkait biaya referensi ini, Subadi menyampaikan, pihaknya Kanwil Kemenag Kepri sudah di undang rapat bersama Kemenag RI, Komisi persaingan Usaha Indonesia.

Disampaikan, lewat Direktur Jenderal Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kementerian Agama, bahwa harga referensi untuk Pemprov, dengan perjalanan lewat Jakarta biayanya Rp 20 juta.

”Harga referensi itu, bukan harga terendah, melainkan harga yang wajar. Kalau di atas Rp21 juta tidak boleh, akan tetapi tergangung calon jemaah dengan pihak penyelenggara. Kemudian lagi, apabila harga tersebut di bawah Rp20 juta, mungkin hal itu yang perlu di pertanyakan,” tambahnya.

”Karena harga referensi ini sudah di hitung termasuk untung dari pihak penyelenggara,” terangnya.

Selama ini, dia menceritakan di Kepri khususnya, penyelenggara ibadah Umrah dengan tarif di atas Rp20 juta selama ini cukup banyak. Karena yang disampaikan, di dukung dengan berbagai fasilitas yang mereka tawarkan.

”Namun, hal itu tidak melanggar aturan, apabila anatar jemaah dan penyelenggara sudah melakukan kesepakatan terkait biaya. Karena biasanya, si penyelenggara punya paket tersendiri. Misalnya paket 9 hari, 12 hari, dengan rute yang berbeda. Dan hal ini tentunya juga biayanya akan berbeda,” tambahnya demikian.(SUHARDI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here