Tahun ini, BP Gelar Tujuh Kali Penggusuran

0
461
Gusur: Ditpam BP Batam saat menggusur kandang ternak di tepi Dam Duriangkang beberapa waktu lalu. f-martua/tanjungpinang pos

BATAM – Peternak babi di Batam akan ditertibkan 24 Februari 2016. Penertiban diawali di kawasan Dam Duriangkang.

Ada 33 peternak babi yang akan ditertibkan tanpa ganti rugi. Khusus ternak babi, belum diputuskan apakah akan dimusnahkan atau dibantu dijual ke Pulau Bulan atau tidak.

Direktur Direktorat Pengamanan (Ditpam), Kombes Budi Santoso, mengatakan saat ini pemilik ternak babi di kawasan Dam Duriangkan, ada 33 orang. Jumlah itu bertambah dibanding data tahun 2015 dan 2016.

”Tahun 2015 jumlahnya 11 peternak. 26 orang peternak yang dilaporkan tahun 2016. Sekarang tahun 2017, sudah menjadi 33 peternak,” ungkap Budi, Selasa (7/2).

Awalnya, babi yang ditertibkan direncanakan akan dimusahkan dengan cara membakar dalam satu lobang besar. Namun rencana itu belum final ,jika peternak di Pulau Bulan mau membeli ternak ini.

”Kita rencanakan untuk dibakar. Tapi itu alternatif. Itu teknis sekali. Ke Pulau Bulan bisa saja. Lihat nanti aja,” tegasnya.

Diingatkan, untuk ternak babi, seperti diminta peternak, tidak bisa dilakukan relokasi di Pulau Batam. Alasannya, tidak ada lokasi untuk ternak babi.

”Tidak ada relokasi untuk ternak karena tidak ada dalam RTRW,” sambungnya.

Disebutkan, saat ini pihaknya juga sudah melaporkan para peternak babi ke Polresta Barelang, karena merusak kawasan dam. Selain peternak, ada satu orang juga pelaku ilegal loging yang dilaporkan ke Polresta Barelag.

”Salah satu ada tersangka, namun yang bersangkutan disebut sebagai pelaku ilegal loging,” bebernya.

Diakui, penertiban ternak babi akan dilakukan setelah mengirimkan surat peringatan. Surat peringatan akan dikirim, Rabu (8/2). Diberikan enam hari untuk keluar dari Dam Duriangkang.

Jika tidak diindahkan, akan dikeluarkan surat peringatan untuk masa enam hari lagi. Jika tidak diindahkan juga, baru dikeluarkan SP 3 untuk tiga hari. (mbb)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here