Tahun Politik Diharapkan Ekonomi Membaik

0
323
Inilah kondisi kawasan Kampung Bukit Tanjungpinang. Satu salah cafe di Kampung Bukit cukup ramai dikunjungi masyarakat untuk bersantai-santai. f-suhardi/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Kondisi ekonomi terburuk di tahun 2017. Tahun politik ini optimis ekonomi akan tumbuh baik pada 2018 sejalan dengan banyaknya peluang usaha pada tahun politik itu. Hal ini diungkapkan pelaku usaha Tanjungpinang, Rudi Chua, kemarin.

”Para pengusaha berharap di tahun politik 2018 ini, ekonomi membaik dan daya beli masyarakat juga meningkat,” ungkapnya.

Tak bergeraknya perekonomian tahun lalu di Tanjungpinang, kata Rudi Chua, karena kondisi ekonomi lesu. Tanjungpinang juga hampir tidak ada industri. Ditambah lagi tambang bauksit tidak jalan. Tambang bauksit adalah ladang masyarakat untuk mendapatkan uang. Sebab, masyarakat tersebut bekerja di tambang bauksit tersebut.

Kalau bauksit tak jalan, banyak masyarakat menjadi pengangguran hingga butuh pekerjaan. Ini langsung berdampak pada pendapatan masyarakat menjadi berkurang. Atau, bisa jadi masyarakat tidak memiliki penghasilan yang tetap.

”Kemudian, ditambah lagi sektor pariwisata kita yang belum maksimal berkembang,” kata Rudi.

Bergerak ekonomi di Tanjungpinang, lanjut Anggota Dewan Provinsi Kepri ini, tergantung dari APBD Pemko Tanjungpinang. Lambat menggunakan APBD, berdampak pada pertumbuhan ekonomi di Tanjungpinang.

Jadi, jangan menahan kegiatan yang sudah ditetapkan di APBD Pemko Tanjungpinang 2018. ”Jalankan kegiatan itu. Supaya ekonomi cepat bergerak dan tumbuh,” ucap dia.

Dengan adanya kegiatan yang akan dikerjakan di Tanjungpinang, ia berharap, daya beli masyarakat bisa tumbuh bergerak naik. ”Kalau sekarangkan daya beli masyarakat menurus drastis. Ini dirasakan oleh semua pihak. Dengan adanya sektor UKM pun tidak berdampak pada pergerakan ekonomi di Tanjungpinang,” sebut.

Kesempatan ini, Rafki Rasyid, pengamat ekonomi dari UMRAH Tanjungpinang, mengatakan, Januari 2018 ini, merupakan awal tahun dari kebangkitan menggerakkan ekonomi di Tanjungpinang. Bangkit hingga mengerakkan ekonomi dari semua sektor. Mulai dari sektor bisnis hingga industri yang ada di Tanjungpinang.

Memang, kata Rafki, bergeraknya pertumbuhan ekonomi di Tanjungpinang masih ketergantungan dengan APBD Pemko. Nah, dari itu, ia sarankan, dinas terkait untuk tidak menahan diri tak melakukan kegiatan yang sudah direncanakan dari awal. (dri)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here