Tak Ada Jaminan, Investor Rawan Hengkang

0
51
Lukita

BATAM – Kepala Badan Pengusahaan (BP) Batam, Lukita menilai, adanya dana titipan atau jaminan dari investor, untuk mengantisipasi kabur, dinilai sulit dilakukan. Jika investor menitipkan jaminan agar kasus investor kabur tanpa membayarkan hak karyawan, akan menurunkan daya saing Batam. Demikian, BP bersama pengelola himpunan kawasan industri (HKI), akan menyiapkan langkah meminimalisir investor kabur, seperti dilakukan investor PT Hantong.

”Soal hengkang, jaminan sulit dilaksanakan. Kita bersaing dengan negara tetangga, kalau dijalankan, akan berat bagi investor. Sementara negara lain tidak melakukan itu,” ungkap Lukita.

Untuk mengurangi potensi investor melarikan diri, pihaknya akan meningkatkan kerjasama dengan pemilik kawasan. ”Ada kriteria, agar mencegah hal itu. Apa lagi kawasan yang jadi anggota HKI. HKI perlu memperbanyak pantauan terhadap tenant,” jelasnya.

Disebutkan, investor PT Hantong yang kabur bulan lalu, sebenarnya sudah ada indikasi mengarah kesana. Hanya saja, pengelola kawasan kurang mengantisipasi. Perusahaan itu sejak Desember 2017, sudah tidak membayar sewa gedung. ”Harusnya, ini sudah sejak awal diantisipasi. Ini ke depan perlu diperhatikan. Jadi kami lebih pada upaya pencegahan. Agar bisa kita cegah,” ujar Lukita.

Ketua Apindo Batam, Oka Simatupang mengatakan, PT Hantong ada persoalan lain di internal. Pihaknya sudah berusaha mencari pengusahanya, di Singapura dan Malaysia. Namun tidak ditemukan. ”Setelah investor hengkang, mereka kuasai aset. Tapi, ada persoalan gaji mereka, pesangon dan THR. Tapi, masalah dengan karyawan sudah selesai,” katanya. (mbb)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here