Tak Ada Obat, Warga ke Tanjungpinang

0
572
DAFTAR: Tenaga kesehatan saat melayani warga yang hendak mendaftar untuk berobat gratis di kantor Bupati. f-INDRA GUNAWAN/tanjungpinang pos

ANAMBAS – WARGA Kelurahan Letung Kecamatan Jemaja merasa resah dengan ketersedian obat yang ada di Rumah Sakit Bergerak (RSB) dan dinilai sangat langka. Tenaga medis tidak bisa memberi pelayanan, karena peralatan medis tidak bisa difungsikan dengan baik.

Sejumlah peralatan dan obat-obatan di sejumlah tempat pelayanan kesehatan, seperti rumah sakit dan puskesmas mengalami persoalan. Obat yang tersedia bisa dikatakan tidak ada, seperti infus, oksigen, obat suntik maupun tablet.

”Kami sebagai masyarakat cukup resah dan sangat khawatir sekali dengan persoalan terkait peralatan kesehatan yang ada tidak bisa difungsikan. Belum lagi ketersedian yang tidak lengkap,” ungkap Joni Kusnadi, warga Letung, Kecamatan Jemaja, Minggu (10/9).

Sebelumnya, ada warga Desa Mampok Kecamatan Jemaja membutuhkan pelayanan kesehatan. Namun, tidak bisa dilayani dengan baik dikarenakan peralatan kesehatan banyak mengalami kerusakan dan obat hampir secara keseluruhan tidak ada yang tersedia.

Menurutnya, persoalan itu seharusnya tidak terjadi dan pemerintah harus mengevaluasi kinerja pelayanan kesehatan. Sebab, Anambas merupakan daerah terluar yang sangat membutuhkan pelayanan yang memadai seperti daerah lainnya.

”Pasien yang membutuhkan pelayanan kesehatan, terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit yang berada di Kota Tanjungpinang dan harus menempuh perjalanan melalui transportasi laut dengan menempuh selama 8 jam perjalanan,” terang Joni.(INDRA GUNAWAN)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here