Tak Ada Pengusaha Minta Penangguhan UMK

0
439
UMK 2017: Puluhan pimpinan dan HRD perusahaan di Bintan mengikuti sosialisasi dan evaluasi UMK 2017 di Hermes Agro. F-yendi/TANJUNGPINANG POS

BINTAN – Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) dan Tenaga Kerja (Naker) Bintan, mengumpulkan puluhan pengusaha dan manajemen perusahaan swasta di Hermes Agro Resort Km 25 Toapaya, Selasa (14/2) lalu.

Dalam pertemuan ini, DPMPTSP dan Naker Bintan mengevaluasi dan menyosialisasikan pelaksanaan Upah Minimum Kabupaten (UMK) 2017 Bintan.

Hadir dalam kegiatan itu pengusaha dan perusahaan dari kawasan industri Lobam, pariwisata Lagoi, pengusaha Bintan Utara, manajemen investasi pariwisata di Gunung Kijang, Bintan Timur dan beberapa pengusaha di kecamatan lain.

Dalam kesempatan tersebut, Kabid Hubungan Industrial Agustamin menyampaikan, Pemkab Bintan telah menyurati seluruh pengusaha di Bintan, tentang keputusan Gubernur Kepri serta surat instruksi Bupati Bintan H Apri Sujadi, mengenai penetapan nilai UMK 2017 Bintan.

Sesuai keputusan itu, nilai UMK 2017 Bintan sebesar Rp 2.863.231. Nilai UMK 2017 Bintan ini diberlakukan bagi karyawan yang bekerja di bawah masa kerja 1 tahun. Sedangkan masa kerja karyawan di atas setahun, disesuaikan dengan ketentuan yang berlaku, atau keputusan bipartit.

”Ketentuan ini, diberlakukan sejak awal Januari 2017 lalu. Dari hasil evaluasi dan sosialisasi tadi, pengusaha tidak ada yang meminta penangguhan UMK 2017. Itu artinya, semua pengusaha wajib membayar gaji karyawan minimal Rp 2,863 juta di tahun ini,” kata Agustamin, usai sosialisasi UMK 2017 Bintan kepada pengusaha.

Hal yang sama juga disampaikan Vera Monika Kasi Persyaratan Kerja DPMPTSP dan Naker Bintan. Vera mengatakan, seluruh pengusaha dan perusahaan di Bintan menyatakan, sudah memberlakukan nilai UMK 2017 Bintan, terhitung sejak Januari lalu.

”Sampai saat ini, belum ada laporan atau komplain dari pekerja, mengenai pembayaran upah di bawah nilai UMK 2017,” jelas Vera.

Selain pembayaran upah sesuai UMK 2017 Bintan, pertemuan DPMPTSP dan Naker bersama puluhan pengusaha Bintan itu, turut membahas mengenai komponen dan perlindungan upah, cara dan formula penetapan UMK.

Secara detail, juga dibahas mengenai penyusunan struktur dan skala upah di perusahaan. Khususnya ditujukan kepada karyawan yang sudah melebihi masa kerja satu tahun. Boleh dilaporkan, jika ada kendala. (fre)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here