Tak Ada Peserta yang Mundur

0
172
SKUAT PPLPD sepak bola Kepri mendengarkan arahan dari pelatih, pada saat menjalani latihan rutin, kemarin. Skuat ini dipersiapkan untuk menghadapai Kejurnas antar-PPLP. F-YENDI/TANJUNGPINANG POS
Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Kepri mengabulkan permintaan Kemenpora RI, untuk penundaan penyelenggaraan Kejuaraan Nasional (Kejurnas) sepak bola antar-PPLP, PPLPD dan SKO tahun 2020. Sampai saat ini, tidak ada peserta yang menyatakan mundur.

DOMPAK – “YA, kami dari Dispora Kepri sudah resmi menunda jadwal penyelenggaraan Kejurnas sepak bola pelajar antar-PPLP, PPLPD dan SKO tahun 2020 ini. Kebijakan ini sesuai dengan surat Kemenpora RI sebelumnya,” ujar Maifrizon, Kadispora Kepri, Kamis (19/3) kemarin.

Sebelumnya, Kemenpora RI meminta agar Pemprov Kepri untuk menunda pelaksanaan Kejurnas sepak bola pelajar antarPPLP, PPLPD dan SKO di Provinsi Kepri, yang semula dijadwalkan tanggal 6 sampai dengan 14 April 2020. Permintaan itu dituangkan dalam surat nomor 3.16.2/D.III-3/2020, tertanggal 16 Maret 2020.

Berdasarkan surat yang ditandatangani Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga DR Isnanta MPD tersebut dijelaskan, beberapa waktu terakhir diberitakan adanya virus korona, yang dikhawatirkan semakin menyebar.

Kemudian, sesuai dengan pernyataan Presiden RI Jokowi di Istana Negara, Minggu (15/ 3), yang salah satu poin menyatakan, menunda kegiatan-kegiatan yang melibatkan peserta orang banyak. Justru itu, Provinsi Kepri diminta menunda penyelenggaraan Kejurnas sepak bola pelajar, sampai ada pemberitahuan lebih lanjut, atau setelah dampak virus (korona) mereda.

Tindak lanjut dari Surat Kemenpora RI itu, Maifrizon mengungkapkan, pihak panitia penyelenggara sudah memberitahu dan menyurati 17 peserta (seIndonesia), yang telah mendaftar sebelumnya.

”Kami sudah kirim surat pemberitahuan penundaan Kejurnas sepak bola pelajar, kepada semua tim yang telah mendaftar, melalui surat nomor 426/142/ DISPORA/2020. Rabu (18/ 3) lalu, sudah kirim suratnya semua, via email,” jelasnya.

”Setelah ada penetapan jadwal terbaru, kami akan menyampaikan kembali kepada semua peserta,” sambung Maifrizon.

Haris mewakili panitia penyelenggara membenarkan, pihaknya sudah menyurati 17 klub yang sudah mendaftar sebagai peserta Kejurnas sepak bola antar-PPLP, PPLPD dan SKO tahun 2020 ini.

”Semua peserta sudah terima surat kita. Dan mereka memaklumi, mengenai penundaan Kejurnas ini. Dan peserta tidak ada menyatakan mundur. Peserta menunggu sampai ada penetapan jadwal baru untuk penyelenggaraan Kejurnas, nanti. Semoga cepat berakhir wabah nasional dari virus korona ini,” kata Haris singkat.

Peserta yang telah mendaftar untuk mengikuti Kejurnas sepak bola pelajar antar-PPLP, PPLPD dan SKO tahun 2020 di Provinsi Kepri antara lain Jawa Tengah, Maluku, Maluku Utara, Papua, Sumatera Barat (Sumbar), Riau, serta jawara bertahan Musi Banyuasin (Muba) Sumsel.

Kemudian peserta yang sudah memastikan diri ikut di Kejurnas ini yaitu PPLPD Tanah Datar Sumbar, Bogor Jawa Barat, Fak-Fak Papua Barat, Sumatera Utara, Aceh, DKI Jakarta, SKO Riau, SKO Sumbar, SKO Maluku Utara, SKOI Kalimantan Timur, dan PPLPD Kepri sebagai tuan rumah. (fre)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here