Tak Ada Pesta Kembang Api di Tahun Baru

0
58
Riono

TANJUNGPINANG – Warga Kota Tanjugnpinang yang berharap bisa menyaksikan pesta kembang api pada perayaan tahun baru nanti harus bersiap-siap gigit jari.

Pasalnya, Pemerintah Kota Tanjungpinang tidak menggelar pesta kembang api, seperti beberapa tahun lalu.

Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Tanjungpinang, menjelaskan pemko tidak menggelar pesta kembang api diakhir tahun, karena melihat kondisi sosial dan ekonom.

Untuk beberapa tahun terakhir ini, pengantian tahun tidak ada acara kembang api. Pengantian tahun baru, mestinya harus diisi dengan zikir dan doa.

”Ekonomi masih belum stabil. Mari kita banyak berzikir dan berdoa agar tahun depan ekonomi di Tanjungpinang lebih baik lagi,” kata Riono, kemarin.

Namun, sambung dia beberapa tempat wisata di Tanjungpinang bisa saja menggelar pesta kembang api. Tapi, untuk kawasan wisata Taman Boenda atau kawasan Gedung Gonggong Tepilaut, dipastikan tidak ada kembang api yang digelar pemerintah.

”Kalau swasta yang buat bisa saja ada. Seperti tempat wisata Rimba Jaya dan pengelola hotel di Pinang,” ujarnya.

Ia juga menginggatkan masyarakat agar pada perayaan tahun baru tidak berlebihan-lebihan. Dengan kondisi ekonomi seperti saat ini, sambung dia, baiknya perayaan tahun baru digelar sederhana ditengah-tengah kelaurga.

”Ngumpul-ngumpul sama keluarga sambil bakar ayam atau jagung, kan asik, tak perlu harus kompoi kendaraan,” bebernya.

Sementara itu itu, Plt Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Tanjungpinang, Raja Kholidir, menambahkan untuk tahun ini, karena tidak ada anggarannya, maka pesta kembang api, sambut tahun baru tidak ada. Namun, ia juga belum menerima laporan dari pihak swasta, yang akan menggelar pesta kembang api.

”Hanya kita harapkan tahun depan ekonomi membaik dan kunjungan wisatawan juga meningkat,” bebernya.

Sambung dia, di tahun ini target yang diberikan kunjungan wisatawan mancanegera yakni 150 ribu. Hingga September kemarin, sudah teralisasi 120 ribu kunjungan wisatawan.

”Tahun depan targetnya belum keluar dari pemerintah pusat dan provinsi, ya kiata harapkan tahun baru kunjungan wisatawan lebih meningkat,” tegasnya.

Untuk perayaan tahun 2020 mendatang, ia mencoba menganggarkan acara pengantian tahun baru, misalnya zikir dan doa bersama. ”Tahun ini tidak ada pesta, tapi tahun depan coba kita anggarkan untuk menggelar zikir dan doa bersama untuk menyambut tahun baru,” bebernya. (bas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here