Tak Ada Ruang untuk Prostitusi

0
687
Wan Siswandi

NATUNA – PIHAK Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Natuna menyatakan tidak memberikan ruang kegiatan atau usaha prostitusi. Praktik prostitusi dinilai bertentangan dengan tujuan dan cita-cita pembangunan, serta berdampak negatif bagi masyarakat.

Sekretaris Daerah Kabupaten Natuna Wan Siswandi menegaskan, pemerintah sudah memastikan untuk tidak memberikan ruang sedikit pun untuk praktik prostitusi. Ia menegaskan, pemerintah akan menutup rapat semua hal yang berbau maksiat baik secara administratif maupun secara kewilayahan.

”Natuna tidak boleh ada prostitusi, dan pemerintah tidak akan memberikan ruang untuk praktik itu,” tegas Wan Siswandi, kemarin. Ia menambahkan, Pemkab Natuna tidak akan pernah melegalisasi usaha dan kegiatan yang mengandung unsur prostitusi.

Menurutnya, sejauh ini pemerintah telah mengambil tindakan tegas terhadap lokasi yang diduga membuka praktik prostitusi secara ilegal. Kini, pemerintah telah menutup tempat-tempat hiburan malam yang ada di Natuna.

”Bahkan sekarang semua tempat hiburan sudah ditutup, apalagi yang ada unsur-unsur yang menyebabkan terjadinya praktik prostitusi kami tutup semua,” cetusnya.

Namun, pemerintah akan tetap memberikan toleransi terhadap usaha-usaha hiburan yang masih dalam batas kewajaran. Batas kewajaran yang ditoleransi, tidak merusak tatanan moral serta tidak mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas).

”Kalau tempat hiburan yang biasa-biasa seperti pujasera, tempat bernyanyi dan lain sebagainya itu silahkan saja. Bahkan pemerintah ada wacana untuk melokalisirnya jadi satu tempat nanti selama hiburan itu mengandung nilai yang positif,” jelasnya.(HERDIANSYAH)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here