Tak Amalkan Pancasila, Banyak Pejabat Berurusan dengan KPK

0
536
DISKUSI : Ade Angga dan narasumber diskusi kebangsaan menyampaikan materi. Diskusi ini dilaksanakan KDN, di Gedung LAM Bintan, Kijang, Sabtu (21/10).f-yendi/tanjungpinang pos

BINTAN – Di era sekarang, cukup banyak pejabat yang berurusan dengan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Hal ini terjadi akibat pemimpin kurang mengamalkan nilai-nilai yang terkandung dalam Pancasila sebagai dasar negara Indonesia.

Hal ini dikemukakan Billy Jenawi, Ketua Kelompok Diskusi Nusantara (KDN) dalam dialog kebangsaan tentang peran Pancasila sebagai dasar negara Indonesia di era pembangunan, di gedung LAM Bintan, Kijang, Sabtu (21/10). Kegiatan ini dilaksanakan sebagai bentuk memperingati Hari Kesaktian Pancasila dan menjelang peringatan Hari Sumpah Pemuda.

Dialog kebangsaan yang diikuti seratusan mahasiswa, pelajar dan organisasi pemuda ini menghadirkan narasumber Ade Angga, dari Dandim yang diwakili Mayor Sugeng Suryanto, dari Kesbangpol diwakili Kasubid Kemitraan Samsul Bahri, dan Rendra Setyadiharja mewakili akademisi.

Baca Juga :  Satlantas Bantu Rumah Warga Nyaris Terbakar

Selaku panitia penyelenggara Billy menyampaikan, KDN sudah acap kali melaksanakan diskusi kebangsaan. Pancasila merupakan harga mati sebagai dasar negara RI. Namun demikian, generasi muda selalu mengantisipasi rongrongan atau ancaman dari paham tertentu. Ini bisa mengganggu pembangunan Indonesia. Justru itu perlu dibedah bagaimana peran Pancasila di era sekarang, terhadap pembangunan bangsa.

Menurutnya, diskusi kebangsaan ini lebih difokuskan kepada peran pemuda dan pemimpin daerah sebagai penyelenggara pembangunan. Satu contoh seperti nilai-nilai kejujuran yang tertuang pada Pancasila dalam membangun daerah. Nilai kejujuran ini sangat penting di era pembangunan sekarang. Karena nilai kejujuran itu sudah berkurang saat ini.

Baca Juga :  Spandek di Pelantar Bulang Linggi Mengganggu Warga

”Buktinya, banyak pemimpin daerah berurusan dengan KPK, karena tidak jujur dalam pembangunan. Itu akibat tidak mengamalkan nilai-nilai Pancasila. Diharapkan, dari diskusi ini tumbuh nilai kejujuran para mahasiswa dan generasi muda sebagai penerus pembangunan di masa mendatang,” jelasnya.

”Tumbuhkan nilai-nilai Pancasila dan berperan aktif dalam pembangunan, itu yang kita harapkan,” sambungnya.

Wakil Ketua DPRD Tanjungpinang Ade Angga selaku narasumber menyampaikan, sekarang masuk di era milineal, medsos berkembang. Orang tidak lagi melihat kebenaran, tapi sudah menggunakan perasaan. Generasi sekarang yang harus menterjemahkan nilai-nilai kebenaran berdasarkan dasar negara Pancasila. Konsep dan teori Pancasila itu sudah bagus, dan produk anak bangsa.

Baca Juga :  Bujuk Pakai Game Hape, 2 Bocah Jadi Korban Cabul

”Yang jadi masalah sekarang, tauladan dari nilai-nilai Pancasila itu sangat rendah. Ini lah tugas generasi muda untuk meneladani Pancasila dalam mendorong pembangunan di era milineal sekarang,” tutur Ade Angga. (fre)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here