Tak Benar Saya Minta Uang

0
958
SOERYA

Nomor Soerya Respationo Dibajak OTK

BATAM – Mantan Wakil Gubernur Provinsi Kepri H Soerya Respationo tengah di rundung masalah sejak, Jumat (19/7) pagi hingga malam kemarin. Pasalnya, ada Orang Tidak Dikenal (OTK) membajak nomor ponsel miliknya untuk melakukan aksi penipuan.

”Mana ada saya minta uang, tidak benar. Saya sudah laporkan masalah ini ke pihak berwajib,” ucap Zulkifli Plt Kepala Biro Humas dan Protokol Provinsi Kepri meniru pembicaraannya dengan mantan orang nomor dua di Provinsi Kepri itu.

Salah satu korbannya adalah Zulkifli. Sekitar sore hari, nomor ponsel milik Zulkifli menerima pesan singkat dari nomor 082121414*** milik Soerya atau biasa disapa Romo.

”Bahasanya minta transfer uang ke saya. dan saya langsung menghubungi Romo. Beliau langsung sampaikan, tidak benar. Laporkan ke saya, jika masih ada transaksi tersebut,” ucap Zul menceritakan.

Mantan Wakil Gubernur Kepri HM Soerya Respationo berpesan kepada masyarakat dan koleganya untuk mengabaikan pesan Whatsapp dari nomor teleponnya. Karena sejak siang tadi hingga saat ini nomor tersebut digunakan pembajak untuk meraup keuntungan pribadi.

”Mohon jangan dihubungi nomor tersebut dan abaikan setiap pesan yang masuk dari nomor itu,” kata Soerya di Kediamannya Perumahan Duta Mas, Batam, Jumat (19/7).

Informasi soal pembajakan nomor itu pun mulai disebar ke berbagai media sosial. Informasi itu di antaranya berbunyi: Mohon untuk sementara waktu tidak menghubungi Romo Soerya via WA dan abaikan jika ada pesan WA dari nomor hp ROMO SOERYA 082121414141 karena nomor tersebut saat ini sedang dibajak orang tidak bertanggung jawab dengan modus meminta bantuan transfer dana.

Soerya mengatakan beberapa kolega sudah menghubungi dirinya ketika mendapat pesan pesan mencurigakan dari pembajak. Namun ada satu dua yang tidak menghubungi, dan langsung percaya dengan pesan itu.

”Tolong infokan ke saya jika ada pihak-piha yang di WA dari nomor tersebut. Terimakasih,” Soerya kembali mengingatkan.

Soerya pun langsung melaporkan peristiwa itu ke pihak kepolisian. Soerya yakin dengan kemampuan cybernya, polisi segera mengungkap pembajak tersebut. Hingga malam kemarin, sudah ada Rp35 juta korban tertipu. (ais)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here