Tak Boleh Lagi Bayar Tilang Pakai Uang Tunai

0
490
Terjaring RAZIA: Petugas kepolisian menaikkan motor yang terjaring razia ke di atas mobil truk, Selasa (18/7) di lapangan Pamedan. f-raymon/tanjungpinang

TANJUNGPINANG – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Tanjungpinang mulai menerapkan sistem tilang elektronik (e-tilang) di wilayah Tanjungpinang. Hal itu ditegaskan Kepala Satuan Lalulintas (Kasat Lantas) Polres Tanjungpinang AKP Krisna Ramadhan Yowa, Selasa (18/7).

”Alhamdulillah, para hakim di Pengadilan Negeri Tanjungpinang telah menyetujui tarif tilang yang kita serahkan. Aturan e-tilang akan diterapkan paling lambat minggu depan,” kata Krisna.

Menurut dia, dalam penerapan e-tilang, pihaknya memerlukan waktu untuk melakukan pelatihan pada personel di lapangan. Di antaranya melakukan uji coba pada aplikasi hingga e-tilang siap diterapkan kepada masyarakat. ”Pelatihan sudah pernah kita lakukan. Tetapi, kita perlu melakukan uji coba lagi. Sebelum minggu sudah kita terapkan,” jelasnya.

Menurutnya, untuk nominal denda tilang atau table denda tilang, pihaknya juga masih menunggu surat resmi dari pihak Pengadilan Negeri Tanjungpinang. Sedangkan, untuk sistem aplikasi sudah ada dan akun anggota sudah didaftarkan pada aplikasi e-tilang. ”Table tarifnya belum diserahkan kepada kita dari pengadilan. Hasil pertemuan para hakim sudah menyetujui e-tilang yang akan kita terapkan,” sebutnya.

Kata dia, tujuan e-tilang ini, mencegah para petugas agar tidak terjerat dalam kasus pungli. Karena sistemnya e-tilang ini tidak berhubungan lansung dengan anggota di lapangan. Aplikasi tersebut petugas yang menjumpai pelanggar akan mencatat indentitas, jenis pelanggaran dan besaran denda.

Kemudian, di-input data dan dikirim ke server Bank Rakyat Indonesia (BRI). Pihak Bank akan mengirimkan pesan singkat (SMS) ke pelanggar, termasuk nominal denda tilang yang harus dibayarkan melalui rekening BRI. ”Setelah membayar pelanggar cukup menujukan bukti pembayaran kepada petugas kami,” ujarnya. (cr27)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here