Tak Defisit, Berkat Capaian PAD

0
397
BUPATI Bintan H Apri Sujadi didampingi Wabup H Dalmasri Syam, Sekda Adi Prihantara dan Kepala Bapelitbang menyerahkan Ranperda LKPj tahun anggaran 2018, kepada pimpinan dewan H Nesar Ahmad, Senin (25/3).f-yendi/tanjungpinang pos

Dewan Terima LKPj 2018 Kepemimpinan Apri-Dalmasri

DPRD Bintan telah menerima Ranperda Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) tahun anggaran 2018, dari Bupati Bintan H Apri Sujadi dan Wabup H Dalmasri Syam, Senin (25/3). Dari LKPj tersebut, Bintan tidak mengalami defisit anggaran pada tahun 2018, berkat capaian target PAD.

BINTAN – BUPATI Bintan H Apri Sujadi menyampaikan, realisasi pembangunan tahun anggaran 2018, berdasarkan dengan amanat RPJMD tahun 2016-2021. Prioritas alokasi APBD 2018 Bintan itu antara lain mengoptimalkan potensi ekonomi lokal. Terutama di bidang pariwisata dan kelautan. Kemudian, meningkatkan ketersediaan infrastruktur dan keterhubungan antarwilayah dan antarpulau, guna mendukung pertumbuhan wilayah secara merata.

Selain itu, prioritas pembangunan ditujukan kepada program meningkatkan kinerjaperencanaan pembangunan, meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, melestarikan nilai-nilai seni budaya Melayu, meningkatkan pemberdayaan masyarakat dan pembangunan desa, meningkatkan peran generasi muda dan prestasi olahraga, meningkatkan produksi pertanian, perkebunan dan peternakan.

Baca Juga :  Jaringan Pipa Ulu Riau Bisa untuk 500 Pelanggan

”Termasuk dalam meningkatkan pelayanan di bidang pendidikan,” kata H Apri Sujadi, di sela paripurna DPRD Kabupaten Bintan tentang penyampaian LKPj 2018 kepala daerah (Apri-Dalmasri), kemarin.

Dalam merealisasikan program pembangunan itu, bupati menyebutkan, pendapatan daerah ditargetkan sebesar Rp1,01 triliun. Namun, realisasikan sebesar Rp1,10 triliun, atau sebesar 109,44 persen. Capaian pendapatan daerah tahun 2018 melebihi target dari yang ditetapkan sebesar Rp95,50 miliar.

”Pendapatan daerah itu berasal dari Pendapatan Asli Daerah (PAD), yang ditargetkan sebesar Rp240,55 miliar. Realisasinya sebesar Rp265,02 miliar, atau sebesar 110,17 persen. Berkat capaian target PAD ini, keuangan APBD tahun 2018 Bintan tidak mengalami defisit,” kata H Apri Sujadi.

Baca Juga :  Pelajar dan Mahasiswa Kepri Ditantang Jadi Pebisnis Muda

Selain PAD, sumber pendapatan daerah berasal dari dana perimbangan dapat direalisasikan sebesar Rp712,75 miliar, atau 105,63 persen, meningkat dari target yang ditetapkan sebesar Rp86,54 miliar. Dana perimbangan ini terdiri dari Bagi Hasil Pajak dan Bukan Pajak sebesar Rp140,25 miliar, Dana Alokasi Umum sebesar Rp484,58 milir dan Dana Alokasi Khusus sebesar Rp115,57 miliar. Sedangkan untuk pendapatan daerah yang bersumber dari lain-lain pendapatan daerah yang sah terealisasi sebesar Rp101,41 miliar lebih.

”Sedangkan untuk belanja daerah diproyeksikan sebesar Rp1,18 triliun. Terealisasi sebesar Rp1,06 triliun, atau mencapai sebesar 90,06 persen. Untuk Silpa, masih dalam masa audit oleh pihak BPK,” sebut H Apri Sujadi.

Baca Juga :  Dalmasri Syam Bakal Gantikan Jabatan Khazalik

Pada kesempatan lain, Ketua DPRD Bintan H Nesar Ahmad mengatakan, DPRD segera membentuk Pansus untuk pembahasan Ranperda LKPj 2018 Bintan ini. Dalam pembahasan Pansus nanti, akan diberikan catatan-catatan strategis.

”Sekarang kita terima dulu, nanti baru dibahas dan dievaluasi capaian kinerja pembangunan tahun 2018 ini,” kata Nesar Ahmad.

Paripurna dihadiri Wakil Bupati Bintan H Dalmasri Syam, Sekda Adi Prihantara, Sekwan Muhammad Hendri, anggota DPRD Bintan dan sejumlah pimpinan OPD.(YUSFREYENDI)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here