Tak Lolos Penetapan, Duo Edi Gugat KPU

0
563
Bakal calon Wali Kota Tanjungpinang Edi Safrani saat diwawancarai awak media, usai penetapan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Senin (12/2). F-abas/tanjungpinang pos

TANJUNGPINANG – Bakal Pasangan Calon (Paslon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang dari jalur independen, Edi Syahfrani dan Edi Susanto atau akrab disapa Duo Edi, kembali menggugat keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tanjungpinang ke Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu).

Duo Edi mengunggat keputusan KPU Tanjungpinang, karena dalam penetapan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang di kantor KPU Tanjungpinang, Senin (12/2), Bacalon Duo Edi dicoret dari peserta pilkada Tanjungpinang.

KPU memutuskan, Duo Edi tidak bisa sebagai calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang karena memenuhi persyaratan seperti aturan yang berlaku.

KPU tetap berpegang pada aturan. Sesuai aturan, calon Independen harus menyerahkan dukungan yang sah ke KPU minimal 14.621. Awalnya, paslon Independen awalnya, menyerahkan dukungan ke KPU berjumlah 15.467. Setelah dilakukan verifikasi administrasi, hanya 9.029 dukungan yang memenuhi syarat. Ada 6.438 dukungan tidak memenuhi syarat.

Sedangkan syarat minimal yang harus dipehuhi calon 14.621 dukungan memenuhi syarat. Aturannya, bila 6.438 kekurangan dukungan maka paslon Edy-Edi ini harus mencari dokumen dukungan sebanyak 12.876 dukungan lagi. ”Besok, (hari ini, red) keputusan KPU akan kita gugat ke Panwaslu Kota Tanjungpinang,” kata Edi Safrani, usai penetapan.

Edi mengatakan apabila Panwaslu Tanjungpinang juga menolak gugatanya, mereka akan melanjutkan gugatannya ke PTUN Medan. (bas)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here