Tak Masuk Kerja, Tunjangan Langsung Dipotong

0
685

ANAMBAS – PEMERINTAH Kabupaten Anambas melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) akan tetap melakukan inspeksi mendadak (Sidak) pada hari pertama kerja. Sidak tersebut, untuk memastikan Aparatur SipiL Negara (ASN) usai libur panjang selama lebaran.

”Senin tanggal 3 Juli tetap apel seperti biasa. Setelah itu akan langsung sidak,” ungkap Tony Karnain, Kepala Bidang Pengembangan SDM dan Kinerja Aparatur BKPSDM Anambas, Minggu (2/7). Ia menekankan, bagi ASN yang kedapatan tidak masuk kerja tanpa keterangan yang jelas dan dapat dipertanggungjawabkan maka akan dikenakan sanksi. Sanksi yang diberikan tidak main-main, yakni pemotongan gaji sebesar 25 persen.

Baca Juga :  ASN Izin, Kesra-nya Kena Potong

”Kalau tidak masuk karena mengambil cuti atau izin lainnya, yang diizinkan oleh kepada SKPD maka itu dibolehkan. Tetapi kalau tanpa keterangan, itu yang akan dikenakan sanksi,” jelasnya. Ia menambahkan, jika Anambas sampai saat ini masih mengalami kendala transportasi yang belum memadai. Hal itu dikarenanakan letak posisi Anambas berada di daerah terluardan terpencil, sehingga tidak bisa disamakan dengan daerah lain. Bahkan dirinya mengetahui, ada sejumlah pegawai yang sengaja belum mau kembali ke Tarempa karena masih ingin menghabiskan waktu bersama keluarga diluar daerah.

Baca Juga :  Rumah Tahfiz Penting untuk Peningkatan Akhlak

”Diberi sanksi saja sejumlah pegawai ada yang rela untuk menerima sanksi, jika hanya dipotong sebesar 25 persen,” sebutnya. Dengan alasan, sanksi tersebut telah diketahui dan keluarga bagian terpenting dari pada sanksi pemotongan gaji 25 persen. ”Tak ada masalah dipotong yang penting ketemu keluarga, lebaran cuma sekali kok,” ungkap seorang ASN.(INDRA GUNAWAN)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here