Tak Perlu Paksa Fisik, yang Penting Latihan Rutin Anak

0
788
SMPN 5: Danang pelatih SMPN 5 Tanjungpinang, menyusun nama pemain, sebelum bertanding dan juara, Jumat lalu. F-Yendi/TANJUNGPINANG POS

Kiat Danang Pelatih SMPN 5 Menjuarai Piala Kemenpora 2017

PINANG – Dua tahun berturut menjuarai liga sepak bola pelajar Piala Kemenpora di kota Tanjungpinang, bukan hal yang mudah bagi SMP Negeri 5 Tanjungpinang. Perlu kesabaran, pengorbanan dan motivasi tersendiri bagi Danang sang pelatih SMPN 5 Tanjungpinang ini.

Danang, hingga saat ini belum merasa puas ketika SMPN 5 menjadi juara Liga Pendidikan Indonesia (LPI) di tahun 2012 lalu. Walaupun saat itu ia sebagai pelatih sempat membawa tim SMPN 5 mewakili Provinsi Kepri, di tingkat regional Sumatra, di Bangka Belitung. SMPN 5 juga juara di ajang LPI tahun 2014 Kota Tanjungpinang.

Tahun 2016 lalu, liga sepak bola pelajar Piala Kemenpora mulai digelar. SMPN 5 tampil sebagai juara U-14 di tingkat Kota Tanjungpinang, kala itu. Saat berlaga di tingkat Provinsi Kepri, tim asuhan Danang berhasil menjadi runner-up, kalah di babak dengan tim Batam.

Untuk mencapai ke tingkat nasional, Danang mempersiapkan tim SMPN 5, dengan materi pemain kelahiran 2004. Tim ini ditargetkan bisa juara di ajang Piala Kemenpora U-14, pada tahun 2018 mendatang.

Tapi, tim ini justru kembali menjuarai Piala Kemenpora U-14 tahun 2017 Kota Tanjungpinang, setelah menjalani final dengan SMPN 2, Jumat (7/4) baru-baru ini.

”Saya belum puas, sebelum memberikan yang terbaik hingga ke tingkat nasional. Meski tim kami juara di Piala Kemenpora 2017 Kota Tanjungpinang, baru-baru ini, tapi target saya itu untuk 2018 nanti,” tutur Danang, kepada Tanjungpinang Pos.

Untuk membentuk tim sepak bola U-14 yang terbaik antarsekolah di kota Tanjungpinang, Danang sebagai pelatih berlisensi D ini, tidak banyak trik yang mesti diterapkan.

Baginya, anak yang dilatih harus ditanamkan jiwa sportivitas dan motivasi untuk menjadi yang terbaik. Jika jiwa itu sudah tertanam, pemain akan semangat untuk mengikuti latihan.

 

”Selama melatih, saya cuma ajarkan dan perbaikan teknik dasar serta teknik bermain. Fisik tidak diberikan, karena khawatir mempengaruhi pertumbuhan tubuh anak. Latihan rutin itu, adalah kunci juara,” demikian disampaikan guru olahraga SMPN 5 Tanjungpinang sejak tahun 2008 ini. (fre)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here