Tak Terdaftar di BP, Sertifikat Tetap Sah

0
509

Batam – Meski ada perbedaan data lahan antara di Badan Pertanahan Nasional (BPN) dengan Badan Pengelolaan (BP) Batam, dinilai tidak masalah. Walau di BPN ada sekitar 230 ribu lahan di Batam yang terdaftar, namun di BP hanya cuma tercatat 34 ribu.

BP Batam juga sepakat membantu proses izin Peralihan Hak (IPL). Kesepakatan itu dicapai dalam pertemuan yang digagas Kadin Batam, antara BP Batam, BPN dan para notaris di Batam, Jumat (24/2). Perbedaan data itu karena kurang koordinasi dan komunikasi antara BP dan BPN jadi amsyarakat tidak bisa disalahkan.

”Jadi bukan lahanya ilegal. Ini perbedaan data. Ini data yang harus diperbaiki,” kata Kepala bagian Umum dan Keuangan BP Batam, Siswanto.

Kasi Pengukuran BPN Kota Batam, Marzon mengatakan, perbedaan data itu karena perbedaan sistem di BPN dan BP Batam. Namun, BPN mengeluarkan sertifikat HGB didasarkan HPL yang dikeluarkan BP Batam.

”BPN buat sertifikat, didasarkan pada data. Sertifikat dikeluarkan di atas HPL,” tegas Marzon.

Hal itu juga sekaligus merespon keluhan para notaris. Ketua Ikatan Notaris Indonesia (INI) Kepri, Ferry Justicia menyambut baik perbedaan data sudah diklarifikasi karena perbedaan sistem di BP dan BPN.

Pihaknya hanya menjalankan tugas sesuai UU Notaris, dengan menggunakan data otentik. Namun sebelum ada kesepakatan, Ferry mengeluhkan kondisi SHGB.

”Kami butuh klarifikasi dari BP Batam. Karena masyarakat datang ke kantor kami terus untuk mengecek dan teknisnya bagaimana. Kalau ada klarifikasi dari BP Batam bisa sedikit mengademkan,” katanya.

Diakui Ferry, pasca pemberitaan di media massa atas perbedaan data BP dan BPN, menyebabkan masyarakat resah. Banyak warga yag mendatangi kantor notaris/pejabat pembuat akta tanah (PPAT) untuk memastikan legalitas sertifikat yang telah dikantonginya.

”Karena kurang koordinasi dengan BP Batam, kami juga menerka-nerka masalah yang terjadi. Sementara kami harus bisa memberikan solusi kepada masyarakat yang datang ke kami,” sambungnya.(Martua)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here