Taksi Berpolemik, Dunia Pariwisata Terganggu

0
298
Amsakar

BATAM – Wakil Wali Kota Batam, Amsakar Achmad mengakui kalau polemik taksi di Batam, mengganggu dunia parawisata. Dimana, tidak hanya wisatawan dalam negeri, wisman juga mengeluhkan polemik taksi, hingga masuk di media sosial. Karena itu, Pemko Batam diakui, berkomitmen membenahi taksi di Btaam.

Amsakar kepada wartawan usai rapat terkait yaksi, Rabu (14/3) di Batam mengatakan, keamanan dan kenyamanan wisatawan harus dijaga. ”Banyaknya bentrok sangat berpengaruh dalam kunjungan wisman. Kalau dijaga keamanan dan kenyaman, parawisata akan dapat menghidupkan semua,” kata Amsakar.

Disebutkan, tahun ini event parawisata cukup banyak. Mereka berkomitmen untuk membenahi semua sisi pelayanan untuk mendukung kenyamanan wisatawan. ”Lima event nasional diselengrakanan Januari-Febuari. Dengan jumlah capai15 ribu kunjungan wisatawan. Tapi kalau taksi online dan konvensional polemik, jadi masalah. Makin sedikit orang datang ke Batam,” ujar Amsakar mengingatkan.

Karena itu, diminta dua kubu, dalam hal ini taksi online dan konvensional untuk sama-sama komit dengan aturan dan menjaga Batam tetap sejuk. ”Tetap komit pada yang sudah disepakati. Berkali-berkali rapat, tapi solusi permanenya belum ditemukan,” imbuhnya.

Sebelumnya, Wali Kota Batam, HM Rudi meminta agar sevice kepada wisatawan mancanegara ditingkatkan. Tidak hanya pelayanan atau service dari pelaku usaha swasta, seperti hotel, restoran dan lainnya, namun juga pegawai Pemko Batam. Selain itu, untuk mendukung aktivitas wisman, pelaku usaha termasuk para supir taksi juga mesti menjaga Batam, sehingga tidak muncul kesan Batam tidak aman.

Disebutkan, penting untuk menyiapkan kebutuhan-kebutuhan wisman. Sementara dari segi pemerintahnya, pihaknya membantu meningkatkan infrastruktur, sehingga kenyamanan wisman lebih baik. ”Tempat shopping harus ditingkatkan. pemerintah sudah melakukan peningkatan infrastruktur,: sebutnya. (mbb)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here