Takut Masuk Penjara, Pejabat Ajukan TP4D

0
105
Risky R

TANJUNGPINANG – Takut terseret kasus korupsi, sejumlah dinas di Pemko Tanjungpinang mengajukan pendampingan dari Tim Pengawalan, Pengamanan Pemerintahan, dan Pembangunan Daerah (TP4D) Kejaksaan Negeri (Kejari) Tanjungpinang.

Salah satunya Dinas Perumahan dan Pemukiman (Perkim) Kota Tanjungpinang. Total anggaran Rp12,640 miliar yang rencananya akan didampingi dari berbagai macam kegiatan pendampingan pembangunan. Mulai kegiatan penerangan jalan, pengelolaan ruang terbuka hijau, pengelolaan air minum dan air limbah.

”Kemudian ada terkait kegiatan pengelolaan persampahan, pemukiman masyarakat, sarana prasarana pengelolaan pemukiman dan masalah ganti rugi lahan. Totalnya ada Rp12, 6 miliar lebih,” kata Kasintel Kejari Tanjungpinang Risky Rahmatullah, Kamis (4/4).

Dinas Perkim terdapat 17 paket proyek yang diajukan untuk didampingi dari total 155 paket.

Selain dinas Perkim mengajukan perbandingan TP4D dinas-dinas di Pemko Tanjungpinang juga ikut mengajukan untuk dilakukan pendampingan seperti Dinas Perhubungan, Sekertaris Dewan, Dinas Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), dan sekolah MAN Tanjungpingpinang.

”Kalau MAN itu ada kegiatan pembangunan Asrama anak sekolah. Namun yang tadi ini kegiatan presentasi dari Perkim Tanjungpingpinang. Tentunya tak semua juga yang akan kita dampingi, ada kategori dan kualifikasi proyek mana yang layak kita dampingi,” jelasnya.

Kriteria putusan tersebut yakni berkaitan dengan pelayanan masyarakat, pemerataan pembangunan dan nilainya di atas Rp1 miliar.

Pihaknya kini masih mempertimbangkan dan melakukan kajian kegiatan pembangunan mana saja dari Dinas Perkim yang akan didampingi melalui TP4D. Menurutnya, tahun ini menjadi awal yang baik terhadap kemajuan pembangunan di kota Tanjungpinang. Karena beberapa Dinas terkait sadar akan pentingnya pendampingan dari TP4D. (ray)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here