Taman Budaya Diperbaiki

0
1130
TAMAN BUDAYA: Inilah kondisi taman budaya di Senggarang. Tahun ini, taman ini akan dibenahi. f-dok/tanjungpinang pos

Anggarannya Rp1,2 Miliar

TANJUNGPINANG – Taman Budaya Raja Haji Fisabilillah berada di Senggarang, segera dibenahi di tahun 2017 ini. Taman yang di dalamnya terdapat rumah adat berbagai daerah itu mesti menjadi areal publik yang menyenangkan. Selama ini, taman tersebut tak terawat dan kondisinya rusak. Kondisi tamannya juga tidak terawat.

Oleh karena itu, Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, Kebersihan dan Pertamanan (Perkim) Kota Tanjungpinang telah mengalokasikan anggaran penataan taman tersebut. Taman tersebut akan dijadikan sebagai tempat rekreasi keluarga yang nyaman di Tanjungpinang. ”Ini termasuk pengembangan taman kota di Tanjungpinang. Kita akan tata tamannya. Rumah-rumah adat yang ada akan kita benahi,” kata Kepala Dinas Perumahan Rakyat, Kawasan Permukiman, Kebersihan dan Pertamanan (Perkim) Kota Tanjungpinang, Amrialis kepada Tanjungpinang Pos, Rabu (6/9).

Menurutnya, total anggaran yang akan digelontorkan untuk pembenahan taman budaya tersebut sekitar Rp1,2 miliar. Dana tersebut sudah dianggarkan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2017. Namun, terpisah-pisah menjadi beberapa paket kegiatan. ”Ke depan untuk menjaga agar taman tersebut tidak disalah gunakan, kita akan berkoordinasi dengan Satuan Polisi Pamong Peraja (Satpol PP) dengan membuatkan Pos Penjagaan,” katanya.

Adapun konsep penataan taman tersebut, kata mantan Plt Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Tanjungpinang ini, akan dijadikan kawasan ramah anak, taman edukatif dan nyaman. Diareal taman, akan ditanami pepohonan pilihan dan pohon bunga yang tentu memiliki bentuk yang menarik. Kemudian, di sisi taman akan dipasangi lampu-lampu taman. Sehingga menambah keindahannya saat malam hari. ”Jadi, nantinya taman ini kita akan menjadi areal tanam yang menarik untuk tempat bersantai masyarakat,” ucap dia.

Dalam perencanaannya, taman tersebut juga akan diubah namanya. Tidak lagi bernama Taman Raja Ali Haji, melainkan Taman Senggarang. Diareal masuk taman nantinya juga akan dibuat pintu seperti gerbang. ”Kita lihat saja nanti hasilnya. Pasti lebih bagus,” sebut dia. Rumah adat di dalam Taman Budaya, diantaranya, rumah Adat Bugis, Batak, Padang dan lainnya. Ada miniatur Masjid Penyengat. (dri)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here