Tamsir: Rehab SMPN Melebihi Rp 3 Miliar

0
822
Tamsir SSi MSi

SMPN 9 Diusulkan APBD 2018

BINTAN – KEPALA Dinas Pendidikan Kabupaten Bintan Tamsir SSi MSi merasa prihatin, dengan kondisi ruangan kelas belajar SMP Negeri 9 di Teluk Sebong. Namun, SMPN 9 tidak masuk dalam daftar usulan kegiatan rehabilitasi saat pembahasan APBD 2017, pada akhir 2016 lalu. Tahun 2016 lalu, Tamsir belum menjabat sebagai Kadisdik Bintan.

Namun demikian, Pemkab Bintan pada tahun 2016 lalu sudah mengusulkan kegiatan rehab sejumlah sekolah di APBD 2017. Jumlah sekolah yang direhab pada tahun 2018 ini, disesuaikan dengan kemampuan anggaran, serta skala prioritas.

Baca Juga :  KPU Sediakan Helpdesk untuk Rekrutmen PPK

”Tahun ini anggaran untuk rehab SMP itu melebihi Rp 3 miliar,” sebut Tamsir kepada Tanjungpinang Pos, Kamis (8/6) kemarin. Tamsir menyebutkan, tahun anggaran itu digunakan untuk merehab SMPN 6, SMPN 15, SMPN 13, SMPN 18, SMPN 25.

Anggaran itu disediakan melalui Dana Alokasi Khusus (DAK) dan bantuan dari pemerintah pusat. Sedangkan rehab SMPN 12 mendapatkan bantuan revitalisasi dari pemerintah pusat sebesar Rp 1,4 miliar.

”Nah, untuk rehab SMPN 9, akan saya usulkan tahun depan,” tegasnya. Tidak hanya SMPN 9 Teluk Sebong, Tamsir mengusulkan rehabilitasi SMPN 17, SMPN 1, SMPN 20, SMPN 7 dan SMPN 3 Bintan pada tahun 2018 nanti.

Baca Juga :  Tak Zamannya Main Pukul, Kapolres Uji Sprayer Water Fire

”Sekolah di Bintan ini banyak, tapi anggaran sangat terbatas. Kita sudah sampaikan ke dewan Provinsi Kepri dapil Bintan-Lingga, agar dialokasikan dana untuk merehab sekolah di Bintan,” tambah Tamsir.

”Untuk sistem pengelolaan rehab dan revitalisasi adalah swakelola yang dikerjakan komite bersama tim dari sekolah,” sambungnya. Kadis PUPR Bintan Juni Rianto menyampaikan, kegiatan rehab sekolah tidak dilakukan PUPR lagi.

”Tahun ini kami melakukan pembangunan fisik itu, seperti untuk gedung pemerintahan,” jelas Juni Rianto.(YUSFREYENDI)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here