Tanggul Ombak Jadi Destinasi Wisata

0
522
WARGA Desa Tiangau saat ramai-ramai memancing di kawasan tanggul yang roboh.F-INDRA GUNAWAN/TANJUNGPINANG POS

ANAMBAS – Tanggul penahan gelombang yang yang jebol berlokasi di Desa Tiangau, kini menjadi lokasi wisata warga untuk menyaksikan sunset. Sebelumnya, tanggul itu dihantam gelombang saat musim utara dan menjadikan kawasan tersebut padat dikunjungi wisatawan lokal.

”Tanggul itu sudah ada bangunannya. Untuk tempat berteduh dan untuk berjualan. Tetapi kini tak bisa lagi, karena tanggul itu sudah jebol dan lantainya juga sudah retak-retak,” ungkap Khermansyah, Kepala Desa Tiangau, Minggu (7/1).

Meski tidak memakan korban saat kejadian, tetapi cukup mengurangi keindahan pemandangan pantai. Namun demikian, wisatawan lokal banyak berkunjung bahkan kadang-kadang ada wisatawan asing ikut datang ke Arung Hijau untuk sekedar menikmati sunset.

Baca Juga :  Akhir Tahun, RSUD Tarempa Beroperasi

”Alhamdulillah, wisata Pantai Arung Hijau masih jadi pilihan remaja untuk menikmati akhir pekan. Biasanya paling ramai hari Sabtu dan Minggu,” kata Khermansyah.

Khermansyah sempat senang ketika pemerintah daerah pernah memiliki wacana untuk membuat tanggul pemecah ombak di sebelah tengah. Namun, sayangnya harapan itu pupus karena setelah dikaji biayanya terlalu tinggi dan tidak bisa dikerjakan oleh daerah.

”Kalau tidak salah dari hasil kajian, butuh sekitar Rp 80 milliar, jadi pemerintah keberatan, jika mau harus menggunakan dana dari pusat,” ungkapnya. (end)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here