Tanjungpinang Masuk 100 Smart City

0
213

TANJUNGPINANG- Era teknologi saat ini menuntut berbagai pelayanan meningkatkan kualitasnya menjadi lebih cepat dan lebih mudah. Hal itu yang membuat Menkominfo menunjuk Tanjungpinang sebagai 1 dari 513 kabupaten dan kota di Indonesia masuk ke dalam 100 projek pilot smart city.

Menurut Kadis Kominfo Kota Tanjungpinang, Abdul Kadir Ibrahim, Konsep smart city dibuat berdasarkan  berbagai aspek, seperti Smart Governance, Smart People, Smart Living, Smart Mobility, Smart Economy bahkan Smart Environment. 

“Smart city harus bermanfaat untuk seluruh masyarakat sehingga warga bisa mendapatkan kualitas hidup yang lebih baik. Dengan smart city, data disajikan dengan lebih transparan,” kata Abdul Kadir Ibrahim dalam rapat persiapan menuju smart city yang digelar di Aula Kantor Walikota Tanjungpinang, Senin (1/7).

Sementara itu, Wakil Walikota Tanjungpinang Rahma menyebutkan, salah satu tujuan smart city adalah untuk meningkatkan partisipasi warga seperti membuat data, aplikasi, memberikan masukan, dan memberikan kritikan. “Sehingga, kota ini menjadi kota yang pintar karena melibatkan warganya, melibatkan pemerintahnya, kekuasaannya, uangnya, dan ruangannya untuk menjadikan semua menjadi lebih mudah dah lebih murah dan tranfaran,” sebut Rahma.

Kadis Kominfo Tanjungpinang juga membeberkan sepintas bagaimana Tanjungpinang terpilih hingga ditunjuk menjadi kota yang penting menjadi smart city dari sekian banyak kabupaten dan kota di Indonesia.

Sebagai ibukota yang berbatasan dengan negara tetangga, Tanjungpinang mestimenjadi wilayah kota yang mengintergrasikan informasi komunikasi dalam tata kelola kegiatan dalam rangka meningkatkan pelayanan publik. Untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Di beberapa dinas di Tanjungpinang juga sudah melakukan berbagai programnya dengan menggunakan sistem online.

Menurut Rahma, akan ada tahapan-tahapan dan pelatihan serta arahan dari Kementerian Komunikasi sebagai panduan untuk mewujudkan Tanjungpinang Smart City.

“Tujuannya, semua akan mengintergrasikan menjadi satu layanan modern. Ada sistem komunikasi tentang layanan air, listrik, gedung serta akses transportasi dan layanan masyarakat lainnya. Bahkan, dapat menghubungkan infrastuktur fisik, sosial kemasyarakatan. Tujuanya agar membuat kota menjadi lebih maju,” kata Rahma.

Untuk Tanjungpinang sudah dibentuk Dewan Smart City yang diketuai langsung oleh walikota untuk mewujudkan percepatan dan realisasi Tanjungpinang Smart City.

“Ada 130 orang anggota smart city yang antara lain beranggotakan pimpinan perguruan tinggi, FKPD dan organisasi organisasi serta instansi lain,” sebut Rahma.

Untuk ketua pelaksanaan smart city, sambung Rahma, dipimpin kepala Bapelitbang Kota Tanjungpinang.

“Insyaallah, pada Oktober mendatang, masterplant smart city sudah siap, hingga akan dijadikan acuan dalam penerapannya,” terangnya. 

Jadi, sambung Rahma, sebagai komitmen Pemerintah Kota Tanjungpinang untuk merealisasikan smart city dalam waktu yang cepat, Walikota Tanjungpinang sudah mengeluarkan 2 Surat Keputusan tentang Dewan Tanjungpinang Kota Cerdas danSK Walikota tentang Tim Kota Cerdas.

Untuk progresnya, sambung Rahma, di Pemko Tanjungpinang sudah sebagian menerapkan layanan smart city. 

“Jadi progres sudah ada sesuai dengan semangat kita utk mewujudkan harapan itu. Di Bapelitbang ada e-planning di dinas lain ada e-budgeting, BPHTB online, typingbox dan beberapa sistem layanan lainnya, termasuk di Diskominfo yang sudah memiliki website dan portal yang terus dikembangkan sekaligus untuk menyosiaisasikan semua program,” sebut Rahma.

Kedepan, Rahma ingin ada e-puskesmas, e-farmasi, pendaftaran rawat inap bahkan layanan untuk mengecek dokter yang standby atau piket serta layanan pengaduan.

“Selama ini sering kita dengarPasien tidak bisa dirawat karena ruang rawat penuh. Dengan sistem online pasien bisa memilih rumah sakit yang tersedia ruang rawatnya,” Rahma. (jek)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here