Tanjungpinang Paling Tertib Timbangan

0
680
Disperindagin melakukan tera ulang.f-istimewa

Kementerian Perdagangan (Kemendag) menetapkan Tanjungpinang sebagai Daerah Tertib Ukur (DTU) tahun 2018. Ada sembilan daerah yang dijadikan percontohan tertib ukuran atau takaran.

TANJUNGPINANG – Selain Tanjungpinang daerah lain yang dijadikan tertib ukur adalah Tasikmalaya, Mataram, Kupang, Ambon, Cirebon, Sidoarjo, Buleleng, dan Pekanbaru. Di Provinsi Kepri, hanya Tanjungpinang yang mendapatkan penghargaan sebagai daerah tertib ukur.

Agar tertib ukuran terus berjalan dengan baik, Pemko Tanjungpinang juga membuat kerjasama dan penandatanganan komitmen kerja sama antara Pemko Tanjungpinang dengan 12 stakeholder terkait. Tujuannya, agar setiap badan usaha ini memperhatikan akurasi timbangan yang mereka gunakan.

Di antaranya PT Tanjungpinang Makmur Bersama sebagai BUMD Kota Tanjungpinang, PDAM Tirta Kepri, PT PLN Area Tanjungpinang, Pegadaian Tanjungpinang, PT Pos Indonesia Tanjungpinang, Bulog Sub Drive Tanjungpinang, PT Angkasa Pura II Bandara Raja Haji Fisabilillah Tanjungpinang, Hiswana Migas Tanjungpinang, SWRO Tanjungpinang, Hypermart dan Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Tanjungpinang.

Baca Juga :  Satker PKP akan Bangun Septic Tank Apung

Penjabat Walikota Tanjungpinang, Raja Ariza mengatakan, Tanjungpinang merupakan satu kawasan yang jadi Daerah Tertib Ukur (DTU). Ini telah ditetapkan oleh Kementerian Perdagangan.

”Alhamdulillah kita sudah dapat penghargaan,” kata Raja Ariza di usai menandatangani kesepakatan DTU di ruang rapat Kantor Walikota Tanjungpinang berada di Senggarang, Kamis (26/4).

Penjab Wako menyarankan agar masyarakat tidak hanya belanja saja di pasar atau warung serta mal, tetapi masyarakat perlu perhatikan timbangan yang digunakan para pedagang. Apakah sesuai dengan takaran atau belum.

Pasalnya, timbangan yang digunakan para pedagang harus dilakukan tera ulang. Karena tera ulang salah satu upaya pencegahan kecurangan yang dilakukan oleh pedagang saat menimbang barang dagangan dibeli oleh konsumen.

Kata dia, timbangan yang sering digunakan para pedagang selalu dilakukan pengawasan oleh petugas. ”Apakah timbangan yang digunakan para pedagang sudah sesuai atau belum. Kalau belum, kita minta pedagang itu lakukan tera pada timbangan tersebut,” sebut Raja Ariza.

Baca Juga :  Penanganan Banjir Harus Tuntas

Sementara itu, Plt Kepala Dinas Perdagangan dan Perindustrian (Disperdagin) Kota Tanjungpinang, Samsudi mengatakan, ada sembilan kabupaten/ kota di Indonesia yang telah ditetapkan Menteri Perdagangan sebagai Daerah Tertib Ukur (DTU), salah satu daerah Kota Tanjungpinang.

”Di Provinsi Kepri, hanya daerah kita ditetapkan Daerah Tertib Ukur oleh Menteri. Kita menjadi daerah percontohan secara nasional dan Kepri,” kata Samsudi.

Samsudi berharap, masyarakat jangan pengaruh pada harga barang yang dijual oleh pedagang tersebut. Karena yang paling terpenting itu, pada takaran (timbangan) yang digunakan oleh para pedagang. ”Takaran itu harga mati. Masyarakat harus jeli terhadap timbangan yang digunakan pedagang itu,” ucap dia.

Pedagang menggunakan alat timbangan yang sudah ditera oleh petugas. Ciri-ciri yang perlu diperhatikan masyarakat terhadap timbangan sudah dilakukan tera.

Baca Juga :  Minggu, Pembakris & PMI Gelar Donor Darah

Pertama, masyarakat pastikan timbangan tersebut tertempel stiker tera. Biasanya, stiker tera yang ditempel oleh petugas berada di depan timbangan. Karena stiker tersebut tertera tanggal hingga tahun berlakunya tera tersebut. Dan juga memudahkan masyarakat serta petugas melihat, bahwa timbangan sudah dilakukan tera atau belum.

”Di tera lain, timbangan yang lain pulak yang dipakai. Ini kita terus melakukan pengawasan,” ucap dia.

Tujuannya, kata dia, pemerintah hanya mau konsumen terlindungi dari timbangan yang digunakan pada para pedagang. ”Masyarakat kita terayomi,” tegas dia.

Pesan dia, masyarakat jangan terpengaruh murah pada harga. Tapi, yang paling terpenting pada takaran. Ini sesuai dengan perintah agama. Takaran tidak boleh dikurangi.”Kalau dikurangi, haram hukumnya,” tegasnya.(ANDRI-ABAS)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here