Tanjungpinang Raih Predikat Kota Sehat

0
815
PENGHARGAAN:Menteri Kesehatan Nila Moeloek berikan penghargaan kepada H Lis Darmansyah, Selasa (28/11).f-IST/HUMAS PEMKO TANJUNGPINANG

TANJUNGPINANG – Penghargaan demi penghargaan tingkat nasional terus diraih Pemerintah Kota Tanjungpinang. Prestasi yang berhasil diukir oleh Wali Kota H. Lis Darmansyah, SH, dan Wakilnya H Syahrul dalam kurun waktu 5 tahun ini. Penghargaan ini persembahkan untuk masyarakat Kota Tanjungpinang.

Kali ini, Kota Tanjungpinang menerima penghargaan sebagai Predikat Kota Sehat di Indonesia. Penghargaan Swasti Saba Padapa 2017, diberikan langsung oleh Menteri Kesehatan RI, Nila Moeloek kepada Wali Kota Tanjungpinang, H. Lis Darmansyah, di ruang Sasana Bhakti Praja Kemendagri, Jakarta Pusat, Selasa (28/11).

Penilaian untuk Predikat Kota Sehat oleh Menteri Dalam Negeri dan Menteri Kesehatan Republik Indonesia (RI) dilakukan setiap dua tahun sekali dalam rangka pemberian penghargaan Kota Sehat.

Penghargaan Swasti Saba Padapa diberikan kepada pemerintah Kota Tanjungpinang, karena telah memberikan banyak kontribusi dan komitmen besar terhadap tujuan pembangunan kesehatan.

Wali Kota Lis Darmansyah mengungkapkan bahwa penghargaan ini bukanlah menjadi tujuan utama dalam hasil kinerja yang dicapai, tetapi yang terpenting adalah bagaimana kita dapat menjadikan Kota Tanjungpinang yang lebih baik dan sehat, baik masyarakatnya maupun lingkungannya.

Baca Juga :  Petugas Sidak Blok Detensi

Dengan dianugrahi penghargaan ini, diharapkan dapat memberi motivasi kepada seluruh lapisan masyarakat Kota Tanjungpinang dan penggiat lingkungan untuk terus menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan di Kota Tanjungpinang.

Untuk itu, Wali Kota Lis mengimbau kepada masyaraka untuk bersama-sama menjaga kebersihan dan kesehatan lingkungan, karena sehat itu mahal, sehat tidak memiliki indikator ukuran akan tetapi sangat mahal sekali,” ucap Wali Kota Tanjungpinang.

Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Rustam, menjelaskan Kota Tanjungpinang mendapatkan penghargaan Swastisaba kategori Padapa. Penghargaan ini yang pertama kalinya bagi Kota Tanjungpinang. Prestasi ini, kita capai berkat kerja sama seluruh elemen masyarakat Kota Tanjungpinang yang terus menjaga kota ini, sebagai kota yang nyaman, aman, dan sehat untuk ditinggali.

”Penghargaan Kota Sehat diharapkan bisa memberi motivasi bagi pemerintah Kota Tanjungpinang maupun masyarakat untuk membangun kepedulian di bidang kesehatan dan lingkungan,” kata Rustam

Baca Juga :  Naik Rp146,33 M, APBDP Rp1,12 Triliun

Semua penghargaan yang diterima Pemerintah Kota Tanjungpinang, berkat partisipasi dan kerja keras, kerja tuntas, dan kerja cerdas, Organisasi Perangkat Daerah (OPD), stakeholder, dan masyarakat dalam mewujudkan Kota Tanjungpinang lebih baik dan lebih sehat.

Penghargaan Swasti Saba ini diharapkan menjadi motivasi bagi seluruh elemen masyarakat Tanjungpinang untuk terus kreatif dan melakukan inovasi mewujudkan Kota Tanjungpinang yang lebih bersih, aman, nyaman dan sehat untuk ditinggali warga.

Penilaian Kota Sehat akan dilakukan kembali pada tahun 2019 mendatang. Untuk itu Tanjungpinang sudah mengagendakan untuk mengajukan empat tatanan dalam penilaian tersebut, yaitu menambahkan tatanan pariwisata sehat dan lalu lintas yang tertib, aman dan sehat.

Pada awal Januari 2018 mendatang upaya untuk menyusun roadmap pada kedua tatanan dimaksud sudah mulai disusun dan akan di evaluasi kemajuannya secara berkala setiap 3 bulan. Yang terpenting adalah adanya kebersamaan dan kerja sama dari segenap jajaran pemerintah kecamatan dan kelurahan, lembaga swadaya masyarakat, para kader dan masyarakat itu sendiri.

Baca Juga :  200 Hektare Hutan Sei Pulai Rusak

Ia juga mengajak kepada seluruh masyarakat tetap menjaga kesehatan lingkungan. Di musim hujan saat ini, penyakit cepat berkembang, terutama penyakit Deman Berdarah Dengue (DBD). Umumnya, musim hujan selain DBD, terjadi diare, flu dan demam.

”Dengan penghargaan ini kita berharap kota sehat di Tanjungpinang terus diraih. Penghargaan ini tidak bisa diraih tanpa peran masyarakat menjaga lingkungan agar tetap sehat,” bebernya.

Ia juga minta kepada masyarakat tetap waspada dengan kondisi cuaca yang cepat berubah. Bila mengalami gangguan kesehatan, segera mendatangi pelayanan kesehatan terdekat. Sudah banyak pelayanan kesehatna yang ada di Tanjungpinang. Baik itu rumah sakit, puskesmas bahkan klinik. Jangan sampai penyakit sudah parah, masyarakat baru mendatangi pelayanan kesehatan, ini yang tak boleh terjadi ke depannya lagi. (bas) 

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here