Tanjungunggat Bisa Menjadi Kampung Nelayan

0
766
KAWASAN PESISIR: Rumah-rumah penduduk di pinggir pantai di kawasan Tanjungunggat sangat padat. f-NET

TANJUNGPINANG – Beberapa kawasan di Tanjungpinang cocok di jadikan Kampung Nelayan. Banyak warga yang membangun rumah di pinggir pesisir serta mayoritas bekerja sebagai nelayan dengan berbagai kategori.

Seperti dituturkan Ketua Komisi II DPRD Tanjunpinang, Mimi Betty Wilingsih, ada beberapa kawasan bisa di pilih menjadi Kampung Nelayan. Diantaranya Tanjungunggat, Kampung Bugis dan Lembah Purnama.

Tetapi sebagai percobaan bisa saja memilih salah satu, seperti Tanjungunggat dulu. Di kawasan itu, mayoritas penduduknya nelayan. Ada yang menjaring menggunakan pukat dan menyondong setiap harinya.

”Ini bisa menjadi tempat wisata unik, perlu komunikasi dan campur tangan pemerintah,” ujarnya kepada Tanjungpinang Pos, belum lama ini.

Pemukiman warga daerah pesisir juga perlu pembenahan seperti melakukan pengecetan rumah menjadi warna-warni. Yang akan menjadi daya tarik wisatawan nantinya.

Ia menilai untuk melakukan ini tidak butuh biaya besar, dalam proses pelaksanaannya bisa menggandeng perusahaan untuk memberikan CSR dan mahasiswa dalam pengelolanya.

”Mahasiswa pasti mau, ini kegiatan sosial membangun perekonomian baik di kawasan itu,” tuturnya.

Salah satu nelayan, Rustam nelayan mengatakan, sehari hari mencari nafkah sebagai nelayan di beberapa kawasan.

Bila ada wancana Tanjungunggat akan di jadikan Kampung Nelayan menurutnya bagus dan akan mendapat dukungan warga. Tetapi perlu juga campur tangan pemerintah dalam membenahi daerah pesisir baik dari segi bangunan dan penyedian pelabuhan khusus untuk para nelayan. ”Kalaupun Tanjungunggat dijadikan Kampung Nelayan, pemerintah harus bisa membantu membentuknya,” katanya.

Menurutnya, pembangunan yang bisa dibantu pemerintah dengan menyediakan pelabuhan serta pembuatan pasar sehingga hasil tangkapan para nelayan bisa langsung dijual kepada masyarakat dan datang berkunjung.

”Disini banyak nelayan, cuman untuk menjual ikan kebanyakan masing keliling di kampung,” ungkapnya.

Sementara Ros menuturkan, di Tanjungunggat bukan hanya nelayan saja tetapi warga di sini juga mencari siput, menjual umpan pancing yang merupakan hasil laut mereka.(DESI LIZA)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here