Tanpa KTP-el, Tetap Bisa Bikin SIM

0
1702
URUS SIM: Seorang warga saat mengikuti proses pembuatan SIM di Satlantas Polres Tanjungpinang, baru-baru ini. F-raymon/TANJUNGPINANG POS

Polres Tanjungpinang Akomodir Keperluan Masyarakat

Ingin punya SIM, tapi tak punya KTP elektronik (KTP-el), masyarakat jangan bingung. Tanpa KTP-el, tetap bisa bikin KTP. Yang penting, bawa surat ini.

Tanjungpinang – POLRES Tanjungpinang tetap menghargai surat keterangan pengganti KTP-el. Hampir lima bulan ini, tidak ada lagi pencetakan KTP-el yang baru lantaran blankonya kosong.

Sehingga, dikeluarkan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor 471.13/10231/DUKCAPIL tertanggal 29 September 2016 dan Surat Edaran Menteri Dalam Negeri Nomor : 471.13/11691/DUKCAPIL tertanggal 3 November 2016.

Kemendagri menilai hal ini sebagai wujud bentuk memberikan pelayanan yang optimal kepada masyarakat.

Baik pelayanan dari segi keperluan pemilihan kepala daerah, perbankan, imigrasi, kepolisian, asuransi, BPJS, pernikahan, maupun kebutuhan lainnya yang ada di daerah.Meski ada instansi yang tidak menerima KTP-el, namun polisi tidak menirunya.

KTP pengganti tetap berlaku. Sehingga masyarakat tetap bisa membuat Surat Izin Mengemudi (SIM).

Karena itu, dengan kosongnya blanko KTP-el, Sat Lantas Polres Tanjungpinang tetap mempermudah warga yang ingin membuat SIM dengan melampirkan surat keterangan dari Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Tanjungpinang.

Pembuatan SIM di Satlantas Polres Tanjungpinang tidak lah susah seperti pemikiran masyarakat selama ini. Hanya membutuhkan waktu sekitar 30 menit.

Namun masyarakat juga harus melengkapi persyaratan, misalnya, fotokopi KTP-el (atau surat keterangan pengganti KTP-el), mengisi formulir permohonan, sehat jasmani dan rohani dan lulus ujian teori serta praktik.

Bagi masyarakat yang belum mendapatkan KTP-el dari pihak Disdukcapil, Satlantas Polres Tanjungpinang mempermudah. Bagi masyarakat yang ingin membuat SIM baru dan perpajangan cukup melampirkan surat keterangan dari Disdukcapil yang sudah di cap basah.

Selain itu juga dalam pembuatan SIM, Satlantas Polres Tanjungpinang memberikan pelayanan prima bagi masyarakat Tanjungpinang dengan menerapkan nomor antre dan petugas pemandu dalam mengisi formulir.

Petugas akan membantu masyarakat dalam pengisian formulir sehingga tidak ada keraguan dalam mengisi.

Selain pelayanan di Kantor Satlantas, perpanjangan SIM juga bisa dilakukan masyarakat di mobil SIM keliling yang disediakan Satlantas Polres Tanjungpinang.

Jadwal pelayanan SIM keliling ini mulai pukul 08.00 hingga pukul 13.00 untuk hari Senin sampai Kamis. Sedangkan hari Jumat sampai jam 11.00 dan Sabtu mulai pukul 08.00 hingga pukul 12.00.

Pos pelayanan dibagi menjadi tiga lokasi. Mulai Senin hingga Rabu, pelayanan SIM keliling ini mangkal di seberang Karaoke Keluarga Bagio.

Mobil ini kemudian pindah lokasi di kawasan Pasar Tanjungpinang mulai Kamis hingga Sabtu. Mobil ini dapat ditemui di sekitar Polsek Tanjungpinang Kota.

Bagi pengendara yang ingin memperpanjang SIM cukup membawa fotokopi KTP dan SIM asli yang masih berlaku. Bagi SIM yang sudah lewat batas waktunya tidak dapat layani di mobil SIM keliling.

Masyarakat harus mengurus kembali ke Kantor Satlantas Polres Tanjungpinang. Dengan dua syarat tadi, warga calon pembuatan SIM bisa langsung mengisi formulir yang kemudian datanya akan diinput oleh petugas yang bertugas.

Mobil ini memang dirancang untuk melayani pembuatan SIM perpanjangan. Sembari melakukan input data, petugas juga akan melakukan proses sidik jari, dan pengambilan foto. Di mobil itu juga ada petugas yang mengurusi surat kesehatan calon pembuatan SIM.

Kasat Satlantas Polres Tanjungpinang AKP Bobby Mochammad Zulfikar mengatakan, masyarakat masih bisa membuat SIM tanpa KTP, namun harus ada surat keterangan dari instansi terkait yakni Disdukcapil yang menyatakan bahwa warga terkait telah cukup umur dan belum memiliki KTP karena keterbatasan blanko.

”Disdukcapil itu ada semacam surat edaran yang diberikan kepada masyarakat yang ingin membuat SIM, dalam surat keterangan itu sudah ada NIK (Nomor Induk Kependudukan) tapi memang belum ada KTP-nya. Itu yang menjadi pegangan kami,” kata Bobby Senin (13/3).

Selain surat keterangan Disdukcapil, warga yang ingin mengurus SIM juga harus tetap melampirkan persyaratan lainnya, seperti surat keterangan kesehatan dan mengikuti ujian teori dan praktik.

”Surat keterangan kesehatan bisa dibuat di mana saja seperti rumah sakit dan puskesmas. Setelah semua lengkap baru mengikuti ujian teori dan praktik,” tuturnya.

Untuk memastikan keaslian identitas pemohon KTP dan menghindari pemalsuan, Polres Tanjungpinang juga memiliki kebijakan untuk menyertakan fotokopi kartu keluarga bersama surat keterangan pengganti KTP tersebut.

KTP-el dan surat keterangan yang menggantikannya diperlakukan sama sebagai syarat administrasi pembuatan SIM dan STNK.

”Kami tidak membeda-bedakan. Yang punya KTP-el asli tidak berarti didahulukan dari pada yang memakai surat keterangan, yang dapat SIM pun tetap yang lulus ujian,” ujarnya.

Bobby menjelaskan, sejauh ini keberadaan mobil SIM keliling ini dirasa efektif. Tidak hanya memudahkan warga untuk perpanjangan masa SIM, tetapi juga sekaligus dapat melayani masyarakat yang ingin mengetahui lebih jelas mengenai proses pembuatan SIM.

”Kegiatan ini untuk mengakomodir masyarakat yang tingkat aktivitasnya tinggi. Jadi pas hari libur mereka bisa memanfaatkan waktu untuk mengurus perpanjangan SIM baik itu SIM A dan SIM C,” ujarnya.(Raymon)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here