Target Pajak Daerah Rp 68,7 Miliar

0
330
Warga saat membayar pajak di Kantor BPPRD Kota Tanjungpinang berada di Jalan Basuki Rahmat atau eks kantor DPRD Kabupaten Bintan. F-Andri Dwi S/TANJUNGPINANG POS

Badan Pengelolaan Pajak dan Retribusi Daerah (BPPRD) Kota Tanjungpinang menarget pendapatan pajak daerah sebesar Rp68,7 miliar di tahun 2018 ini.

TANJUNGPINANG – Ada 11 item pajak yang dikelola oleh Pemko Tanjungpinang. Target pajak daerah di tahun ini bertambah Rp12,7 miliar dibandingkan target pajak daerah pada tahun 2017 lalu yang hanya sebesar Rp56 miliar.

Hal ini diungkapkan Isnaini Bayu Wibowo, Kepala Bidang (Kabid) Penetapan BPPRD Kota Tanjungpinang kepada Tanjungpinang Pos, kemarin. ”Alhamdulillah, bulan Januari ini saja pencapaian pajak kita sudah Rp5,638 miliar, ” kata Isnaini Bayu Wibowo.

Kata Bowo, pencapai sudah 8,21 persen di bulan Januari, ini merupakan pencapaian dari sepuluh jenis pajak daerah, yang sudah dipungut BPPRD Kota Tanjungpinang dari target.

Dengan rinciannya, pajak perhotelan sebesar Rp 597,9 juta atau 11,43 persen, pajak restauran sebesar Rp 1,176 miliar atau 11,38 persen., Ada juga pajak hiburan Rp 491,334 juta atau 14,49 persen.

Kemudian, pencapaian pajak reklame Rp 392,759 juta atau 17,85 persen, pajak penerangan jalan umum Rp 1,896 miliar atau 8,73 persen, pajak mineral bukan logam dan batuan Rp 13,659 juta atau 3,04 persen.

Kemudian, pajak parkir Rp 95,264 juta atau 10,58 persen, pajak air tanah Rp 770 ribu atau 12,83 persen, pajak bumi dan bangunan (PBB) Rp210,356 juta atau 2,23 persen. Dan pajak Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB) Rp762,383 juta atau 5,08 persen.

”Hanya sarang burung walet Saja yang kita tak kita pungut pajaknya. Karena kita belum bisa memungut pajak sarang burung walet. Kalau sudah dapat izin dari Dirjen Pajak, baru kita pungut pajak sarang burung walet itu,” ucap Bowo.

Bowo optimis akan mencapai target pendapatan pajak daerah sebesar 20-30 persen di triwulan pertama, yang terhitung dari Januari sampai dengan Maret 2018 nanti. Pencapaian target tersebut, menurut Bowo, masyarakat sudah sadar dan mau membayar pajak sebagai wajib pajak di Kota Tanjungpinang. ”Mudah-mudahan capai target pajak daerah kita di triwulan pertama nanti,” ucap dia dengan nada optimis.

Untuk mencapai target, ia mengajak masyarakat khususnya wajib pajak membayar pajak tepat waktu. Sehingga masyarakat tidak dikenakan denda pajak sebesar 2 persen. ”Saya yakin wajib pajak kita ini sudah pada mengerti dan paham semua,” sebut dia. (ANDRI DS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here