Target Wisman di Batam Jadi 2,5 Juta

0
573
Rakor Parawisata: Wako Batam HM Rudi meminta Direktur Humas dan Promosi BP Batam Andi Antono Selasa (26/9) membuka rakor Parawisata Batam. f-istimewa humas pemko batam

BATAM – Kepala Dinas Kebudayaan dan Parawisata Batam, Pebrialin mengungkapkan, jumlah wisman yang sudah masuk sekitar ke Batam saat ini sudah mencapai 830 ribu. Sementara, target yang dicanangkan pemerintah pusat, sekitar 1,7 juta jiwa. Dengan pembenahan infrastruktur yang dilakukan Pemko saat ini, tahun depan diminta Dispar bisa mendatangkan 2,5 juta wisman.

Kepala Dinas Parawisata Batam, Pebrialin saat Rakor Parawisata Batam, Selasa (26/9) mengungkapkan, realisasi wisman itu dihadapan pelaku usaha keparawisataan. Seperti ?dari Asita dan PHRI. ”Target wisman 1,7 juta. Sudah tercapai 830 ribu. Ada peningkatan 5.500 dibanding periode sebelumnya,” katanya.

Baca Juga :  Kadin Batam Dukung Program Tanjak Donasi rbb

Sementara, untuk tahun depan, diharapkan ada peningkatan signifikan. Sehingga pihaknya menggelar rakor dalam menyiapkan langkah peningkatan kunjungan Wisman. ”Kita akan melibatkan semua pihak, selain pemerintah, juga masyarakat dan pelaku usaha,” ujar Pebrialin.

Dia juga mengapresiasi flight internasional yang sudah mulai dilayani di bandara Hang Nadim, Batam. ”Hang Nadim sudah memulai fligt internasional. Kita bersyukur dan berharap nanti penerbangan internasional secara regulator bisa berjalan,” katanya.

Pada rakor itu diakui dibahas dukungan pelaku usaha dalam menjaga kondisi dan daya saing. Termaksud kesiapan atas lokasi yang higienis. ”Kita akan mendapatkan rekomendasi-rekomendasi dari narasumber untuk pengembangan parawisata,” imbuhnya.

Baca Juga :  Baliho Bodong Menjamur

Sementara, Wali Kota Batam, HM Rudi mengatakan, dengan pembangunan infrastruktur di Batam saat ini, maka target wisman dinaikkan tahun depan menjadi 2,5 juta. ”Tahun depan, harus bisa wisman 2,5 tahun. Karena tahun depan sudah selesai infrastruktur. Disiapkan langkah, bagaimana parawisata hidup dan berkembang,” tegas Rudi.

Selain dari pemerintah diminta juga agar masyarakat dan pengusaha berperan aktif. Di internal Pemko Batam dinilai penting untuk meningkatkan SDM. ”Kalau mau jujur, antara sumber daya manusia di ASN dan pengusaha, tidak beda. Kemapuan ASN tidak di bawah juga. Tapi persoalannya, (pegawai) mau nggak (bekerja),” ujar Rudi.

Baca Juga :  Dendi Ditangkap Saat Terima Suap

Menurutnya, pegawai digaji untuk melayani, bukan dilayani. ”Kalau semua perintah dijalankan, tentu hasilnya bisa maksimal. Tinggal jalankan saja. Kalau saya bercerita membenahi parawisata, tapi di dalam tidak kompak. Kalau BP-Pemko kompak, kita cepat maju,” sambungnya.(MARTUA)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here