Tata Pemukiman Penduduk Masih Semrawut

0
396
Puing kebakaran: Puing rumah yang terbakar menjadi tontonan warga Tarempa. f-dokumen/tanjungpinang pos

ANAMBAS – Penataan perumahan penduduk di Kabupaten Kepulauan Anambas, belum teratur dengan baik alias semrawut. Kondisi ini juga sangat rawan mengalami kebakaran. Apalagi rumah yang dibangun tidak permanen atau berbahan kayu.

Irwandi warga Jemaja Anambas mengatakan, dirinya khawatir melihat susunan rumah penduduk yang tidak beraturan. Ditambah lagi rumah masyarakat terbuat dari bahan kayu yang mudah terbakar.

Ia berharap kepada pemerintah daerah agar dapat menata kembali rumah penduduk agar tampak tertata rapi dan indah.

”Untuk pemukiman yang sudah lama berdiri, mungkin tidak bisa ditata kembali. Namun bagi pemukiman yang baru perlu adanya penata yang baik dan mengikuti aturan standar pembangunan,” kata Irwandi kepada Tanjungpinang Pos ketika dihubungi, Minggu (26/2).

Menurutnya, selain dari penata kota, pemda juga harus menyediakan mobil pemadam kebakaran atau sejenisnya dalam mengantisipasi apabila terjadi kebakaran di pemukiman padat penduduk.

Ia melihat di Kecamatan Jemaja belum ada mobil pemadam kebakaran dan hal semacam ini yang mesti menjadi program prioritas pemda.

Ia yakin, bukan masyarakat di Kecamatan Jemaja saja yang membutuhkan mobil itu, tapi di seluruh desa yang padat penduduk di Kabupaten Kepulauan Anambas juga akan sangat membutuhkannya.

”Saya yakin seluruh desa yang memiliki pemukiman penduduk yang padat pasti akan membutuhkan mobil pemadam kebakaran dan hal itu bagian dari kebutuhan yang sangat penting,” ujarnya.

Ia menyampaikan, belajar dari pengalaman beberapa tahun lalu, telah terjadi kebakaran di pemukiman padat penduduk dan itu terjadi di Desa Sri Tanjung Kecamatan Siantan.

Ketika itu masyarakat dan aparat pemadam kebakaran merasa kesulitan untuk menjangkau titik api disebabkan mobil mini kebakaran tidak bisa masuk ke titik api tersebut. (cr29)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here