Tatib Disahkan, Segera Daftarkan Cawagub

0
703
SERAHKAN DRAFT: Surya Makmur menyerahkan draft Tatib kepada Ketua DPRD Kepri, Jumaga Nadeak saat paripurna pengesahan tatib, kemarin. f-suhardi/tanjungpinang pos

DOMPAK – DPRD Kepri akhirnya mengesahkan tata tertib (Tatib) Pemilihan Wakil Gubernur Kepri sisa jabatan 2016-2021 Dalam Rapat Paripurna di Kantor DPRD Kepri di Dompak, Senin (28/8). Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak mengatakan, dengan selesainya Tatib ini, maka DPRD dapat memulai proses pemilihan yang dilakukan oleh Panitia Pemilihan (Panlih). ”Panlih ini akan segera melakukan verifikasi berkas calon yang sudah diusulkan partai pendukung melalui Gubernur,” kata Jumaga, Senin (28/8).

DPRD Kepri, sambungnya, berharap agar proses pemilihan ini dapat berjalan lancar dengan terpilihnya Wagub baru. Sebab, gubernur dalam penyelenggaraan pemerintahan wajib didampingi oleh seorang wakil mengingat beratnya tugas sebagai kepala daerah. ”Beban gubernur sangat berat karena berhadapan dengan DPRD dan juga harus berada di tengah-tengah masyarakat. Di tengah keterbatasan itu, diperlukan peran seorang wakil Gubernur,” kata Jumaga.

Baca Juga :  Koper Calon Haji Diantar Hingga Pemondokan

Untuk itu, ia meminta kepada partai pengusung melalui Gubernur untuk segera menyampaikan nama calon. Panlih ini bertugas hingga terpilihnya Wakil Gubernur. Di tempat yang sama, Ketua Pansus Pemilihan Wagub Kepri, Surya Makmur Nasution, mengatakan, bahwa Tatib pemilihan ini berisi 13 bab dan 39 pasal. Bab dan pasal dalam Tatib ini nantinya dijadikan acuan menjalankan pemilihan dan telah disetujui oleh Kemendagri. ”Secara umum, rumusan Tatib telah sesuai dengan peraturan perundangan. Namun ada frasa dan kalimat yang harus diubah. Pansus sudah melakukan perubahan dan harmonisasi,” kata Surya.

Baca Juga :  Pemko-BP Batam Memanas

Salah satu pasal yang ditambah mengatur soal sanksi bagi calon yang mengundurkan diri. ”Dalam pasal 35 ditambahkan pasal yang berbunyi dalam hal salah satu cawagub tidak hadir, harus disertai surat keterangan dari lembaga yang berwenang,” tambahnya.

Pasal berikutnya adalah jika cawagub tidak hadir saat pemilihan, maka cawagub dan partai pengusung akan diberi sanksi sesuai aturan perundangan yang berlaku. Untuk proses verifikasi berkas calon, panlih akan kembali mengecek kelengkapan berkas. Jika ditemui kekurangan berkas, maka diberikan waktu selama tujuh hari melengkapinya.

Baca Juga :  Program CSR Baktiku Negeriku Raih Juara di Swiss

Dalam paripurna ini juga ditetapkan panitia pemilihan. Terpilih sebagai ketua adalah Hotman Hutapea dari fraksi Demokrat. Sedangkan wakilnya Widiastadi Nugroho dari Fraksi PDIP. Adapun anggota panlih lainnya antara lain Sahat Sianturi (PDIP), Taba Iskandar, Asmin Patros (Golkar). Selanjutnya Onward Siahaan (Demokrat Plus), dr.Yusrizal (Hanura), Abdulrahman (PKS-PPP) dan Sirajudin Nur (FKN). (ais)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here