Tekan Inflasi, BI Tanam Cabai di Sekolah

0
304
KEPSEK SMPN 5 Tanjungpinang dan Waka I DPRD Tanjungpinang Ade Angga panen cabai di sekolah itu. F-martunas/tanjungpinang pos

BATAM – Bank Indonesia (BI) Perwakilan Kepri menginisiasi kegiatan urban farming di sekolah untuk menekan inflasi volatile food.

Program urban farming ini, direncanakan untuk tanaman cabai dan sayuran, yang menjadi pemicu inflasi volatile food. Dimana, program ini akan dilaksanakan di sekolah Batam dan Tanjungpinang yang menjadi tempat pengukur inflasi Provinsi Kepri.

Kepala BI Kepri, Gusti Raizal Eka Putra mengatakan, urban farming berjalan dengan memanfaatkan lahan kosong di sekolah. Sekolah-sekolah di Batam dan Tanjungpinang didorong untuk menjadikan urban farming sebagai kegiatan ekstrakulikuler.

”Kami akan menyediakan tenaga untuk melatih siswa melaksanakan urban farming,” jelasnya.

Pelatihan yang akan diberikan kepada siswa, pelatihan pembuatan pupuk organik. Selain itu dilatih untuk bercocok tanam di sekolah. ”Urban farming cocok untuk pertanian di daerah perkotaan yang punya lahan terbatas,” bebernya.

Sehingga bisa mengurangi ketergantungan tehadap pupuk kimia dan produk lebih sehat. Selain itu, siswa ini juga akan diajarkan mengatur manajemen pertaniannya. Sehingga mereka panen di saat-saat paceklik atau suplai kebutuhan pokok dari luar kota sedang menipis.

”Kita bisa lihat data dan informasinya dengan lengkap. Sehingga perhitungannya tepat,” sambungnya.

Setelah panen, akan ada penilaian khusus unutk mencari pasar yang menerima produk. Kegiatan ini juga menggali lebih dalam jiwa wirausaha siswa. Mereka dituntut mencari pasar yang tepat untuk menerima produk pertanian organik yang mereka hasilkan. BI akan coba mencoba membagi komoditas yang akan ditanam. Sehingga jumlah prioduk yang dihasilkan lebih seimbang. Dengan demikian dipastikan tak ada over suplay yang mengakibatkan kerugian bagi produsen.

”Jangan semua nanam cabai. Begitu panen, harganya jadi turun. Nanti bisa jadi kerugian sehingga dampaknya tak berlanjut,” imbuhnya. Program ini akan dijalankan dalam watu dekat ini. Dimana pihaknya sudah melakukan sosialisasi Batam dan Tanjungpinang. (mbb)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here