Telkomsel dan Kemenag Bantu Madrasah Belajar Jarak Jauh

0
431
Telkomsel menyiarkan penandatanganan MoU dengan Kemenag, dalam program Madrasah Digital Belajar Jarak Jauh, Senin (21/9) di Jakarta.F-ISTIMEWA

JAKARTA – Telkomsel memperkuat komitmennya dalam memaksimalkan pembelajaran digital di Indonesia. Telkomsel dengan menjalin kolaborasi lanjutan bersama Kementerian Agama untuk mengakselerasikan program Madrasah digital dengan belajar jarak jauh.

Direktur Sales Telkomsel Ririn Widaryani mengatakan, program Madrasah digital belajar jarak jauh, dirancang untuk menunjang peserta didik dan pengajar Kementerian Agama RI. “Ini untuk menunjang peserta didik dan pengajar, dalam menjalankan kegiatan pembelajaran jarak jauh,” kata Ririn.

Dibeberkan, dukungan Telkomsel terhadap program Madrasah digital belajar jarak jauh, ada dengan penyelenggaraan webinar. Kemudian, ada dengan distribusi kartu perdana dengan kuota data 10GB dari Paket MBJJ seharga Rp10.

“Merdeka belajar jarak jauh pendidikan Madrasah melalui teknologi digital dengan jaringan terluas,” bebernya.

Baca Juga :  Demo, Buruh Minta Gubernur Teken UMS

Diakui, Telkomsel terus meningkatkan kontribusi nyata dalam mendorong kemajuan pendidikan di Indonesia. Termasuk membantu masyarakat menjalani kegiatan pembelajaran jarak jauh di tengah situasi penuh tantangan saat ini.

“Dampak positif yang diharapkan oleh Telkomsel kini diwujudkan dengan mendukung program ini,” harapnya.

Ririn mengatakan, Telkomsel merasa senang dapat kembali menjalin kolaborasi bersama Kementerian Agama. Sehingga bisa terus bergerak maju bersama mendampingi institusi pendidikan tingkat madrasah di seluruh Indonesia.

“Kolaborasi ini sejalan dengan komitmen Telkomsel sebagai leading digital telco company untuk membangun ekosistem digital yang menyeluruh dan berkelanjutan di Indonesia,” bebernya.

Sementara Direktur Kurikulum Sarana Prasarana Kesiswaan dan Kelembagaan (KSKK) Madrasah Kementerian Agama Ahmad Umar mengapresiasi kepedulian Telkomsel. “Melalui jaringan Telkomsel yang unggul kami harap dapat memudahkan siswa dalam kegiatan pembelajaran jarak jauh,” harapnya.
 
Dijelaskan, program Madrasah digital belajar jarak jauh, irancang untuk menunjang kegiatan pembelajaran jarak jauh. Inisiatif tersebut diharapkan mampu memberikan manfaat nyata bagi para peserta didik dan pendidik Kemenag.

Baca Juga :  Butuh Balon Raksasa Mengangkat Kapal

“Program ini dimulai dari 21 September sampai 31 Desember 2020,” kata Ahmad Umar.

Kemudian, Telkomsel berinisiatif memberikan dukungan nyata terhadap program tersebut dengan menyiadakan kartu perdana yang sudah disertai kuota data 10GB dari Paket MBJJ (Merdeka Belajar Jarak Jauh) senilai Rp10. Dilengkapi paket renewal dengan kuota 11GB senilai Rp5000.

“Telkomsel akan melakukan distribusi kartu perdana khusus tersebut kepada institusi madrasah yang telah mendaftarkan diri di sistem pendataan online Kementerian Agama,” imbuhnya.
Telkomsel juga telah menjalin kolaborasi bersama Kementerian Agama dengan menghadirkan program kuota terjangkau. Kuota ini tersedia bagi lebih dari 80.000 madrasah di seluruh Indonesia.

Baca Juga :  Bupati Lingga akan Undur Diri

“Semoga dukungan Telkomsel terhadap program ini mampu memberikan perubahan nyata bagi seluruh elemen di berbagai tingkatan Madrasah di Indonesia,” harap dia.(mbb)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here