Telkomsel Fokus Kembangkan IoT Lewat TINC

0
341

BATAM – Telkomsel memfokuskan program pengembangan ekosistem Internet of Things (IoT) melalui Telkom Innovation Centre (TINC). Ini merupakan program mentoring dan bootcamp bersama expertise di bidang IoT, serta networking access bagi para startup, developer, maupun system integrator dengan para pemain industri terkait.

Hadir pada kesempatan pelunjuran itu, Menteri Perindustrian Indonesia, Airlangga Hartarto didampingi Vice President Corporate Planning Telkomsel Andi Kristianto, Rabu (25/7) kemarin di Batam.
Dikesempatan yang sama juga, Telkomsel juga memperkenalkan NB-IoTLab pertama di Indonesia. Lab itu dihadirkan sebagai fasilitas bagi inovator TINC untuk memanfaatkan konektivitas NB-IoT serta melakukan uji coba produk IoT yang mereka kembangkan.

“Lab IoT menawarkan ekosistem yang mengumpulkan developer, innovator dan industry player untuk bekerjasama dan menghadapi tantangan nyata,” tutur Andi. ‎

Vice President Corporate Planning Telkomsel, Andi Kristianto mengatakan, IoT menjadi salah satu element penting untuk mendukung roadmap pemerintah Indonesia, making Indonesia 4.0.

Dituturkanya, Telkomsel secara konsisten meningkatkan kesiapan teknologi dan jaringan untuk menghadapi tren IoT yang sedang berkembang secara global.

“Program TINC kami inisiasi untuk menciptakan ekosistem IoT yang matang, yang dapat mendukung terciptanya produk siap pakai yang juga layak jual secara bisnis bagi masyarakat, ” ungkap Andi.

Telkomsel berkomitmen untuk terlibat aktif dalam perkembangan IoT Indonesia. Dengan menginisiasi TINC, memberi kesempatan bagi para inovator untuk berkolaborasi dengan Telkomsel. Membuka akses masuk ke pasar pelanggan dan mitra ritel Telkomsel, serta memberikan dukungan pendanaan hingga ke proses komersialisasi produk.

“TINC juga memberikan berbagai dukungan seperti connectivity sim card, development kit, dan fasilitas Lab IoT Lab. Dengan semangat kolaborasi, akan tercipta nilai partnershipantara inovator dan Telkomsel untuk menghasilkan solusi produk IoT baru bagi masyarakat,” tambahnya.

Disebutkan, TINC menargetkan menjadi wadah bagi ratusan inovator tanah air. Selama setahun berjalan, kolaborasi bersama para inovator yang berada di bawah naungan TINC sudah menghasilkan berbagai solusi bisnis berbasis narrowband internet of things.

“Solusi IoT yang saat ini sudah melewati masa inkubasi. Bersama para mitra, kami akan terus mengembangkan bisnis IoT yang menghadirkan solusi atas kebutuhan industri maupun masyarakat,” janjinya.

Diakui, IoT telah merevolusi gaya hidup serta menggabungkan dunia fisik dengan dunia digital, yang selanjutnya menawarkan sejumlah peluang dan tantangan baru bagi kalangan bisnis, pemerintahan, dan juga konsumen perorangan.

“Kita buka peluang start up di industri IoT, developer, praktisi IoT, regulator, hingga para mahasiswa yang tertarik untuk dapat berkarya di industri IoT,” beber dia.(mbb)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here