Tembak Ditempak Pengedar Narkoba!

0
430
Kapolda Kepri Irjen Pol Didid Wijanardi memberikan keterangan pengungkapan narkoba jenis sabu dari Perairan Pulau Buru, Selasa (27/2) lalu oleh anggota Polres Karimun. F-ALRION/TANJUNGPINANG POS

KARIMUN – Kapolda Kepri Irjen Pol Didid Wijanardi memerintahkan jajarannya untuk menembak di tempat pengedar narkoba jenis apa pun jika melakukan perlawanan ketika hendak ditangkap.

”Ini bukti keseriusan kami memerangi narkoba apa pun jenisnya. Harus dibumi hanguskan tanpa ampun. Hari ini kami menyampaikan kepada masyarakat, bahwa sebagai daerah Kepulauan, seperti Kepri rawan dijadikan sebagai pintu masuknya narkoba dari luar negeri. Untuk itu, perlu ditingkatkan kewaspadaan yang tinggi agar narkoba tidak sampai ke wilayah Indonesia,” tegas Jenderal Bintang dua tersebut pada rilis pengungkapan narkoba jenis sabu 19,7 Kg di Kecamatan Buru, Jumat (2/3) kemarin.

Ia tegaskan, masyarakat jangan melihat dari jumlah barang bukti yang diamankan. Tetapi, lihat dari langkah penyelamatan orang yang akan menggunakan narkoba.

Jika barang haram tersebut masuk ke wilayah Indonesia, melalui Karimun. Pengakuan ketiga kurir yang diamankan ini, telah empat kali memasok sabu dari Malaysia tujuan Karimun.

Hal itu dirincikan, yang pertama 1 Kg, kemudian 3 Kg, ke 3 kali 9 Kg dan ke 4 adalah diamankan pada Selasa lalu di perairan Buru. Sementara, ditemukan jumlah barang bukti sebanyak 19,7 Kg. Kepada penyidik, pelaku mengaku hanya sebagai kurir. Barang tersebut adalah, milik Ot dan At yang saat ini dalam tahap pengembangan jajarannya.

Sejak November 2017, Polda Kepri telah mengamankan pelaku pengedar narkoba jenis sabu di Bandara Hang Nadim, Batam, Bandara Tanjungpinang dan Batam.

Modus pelaku membawa sabu dari Malaysia, dengan cara mengapungkan di laut. Kemudian, ada yang menghubungi untuk mengambil barang. Kemudian dengan memuat sabu di dalam kemasan teh Cina, dan memasukkan kedalam jerigen warna biru dan dibawa dengan sarana pengangkut kapal atau pompong.

Ia mengapresiasi, anggota yang berhasil menggagalkan masuknya sabu ke Karimun sebanyak 19,7 Kg. Sebelumnya diberitakan, anggota Polres Karimun, kemarin (28/1) berhasil menggagalkan penyelundupan narkotika jenis sabu yang berasal dari jaringan internasional yang dibawa menggunakan kapal kayu jenis pompong di perairan Kayu Are Hitam, Kecamatan Buru kabupaten Karimun yang jumlahnya sekitar 20 Kg yang berasal dari Malaysia.

Penangkapan terhadap kapal pompong dengan GT 24 berdasarkan informasi dari masyarakat. Dari penangkapan ini polisi mengamankan tiga orang masing-masing berinisial Sm, 38 yang merupakan pemilik pompong yang berasal dari Kecamatan Belat dan sehari-hari bekerja sebagai nelayan. Kemudian, Fr (31) yang juga warga dari kecamatan Belat selaku kapten kapal. Selanjutnya Bh (31), yang merupakan warga Kecamatan Buru yang juga bekerja sebagai nelayan. (yon)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here