Temuan Mayat Gegerkan Pedagang

0
868
EVAKUASI: Petugas saat mengevakuasi mayat di Lorong Sepatu di Jalan Pos, Tanjungpinang, Rabu (5/4).f-raymon/tanjungpinang pos

Para Pedagang lorong sepatu di bawah Hotel Tanjungpinang, Jalan Pos Kota Lama dikagetkan dengan penemuan sosok mayat laki-laki berkaos biru yang tergeletak di depan pintu toko Kampar Jaya Pak Malau Textile sekitar pukul 07.00, Rabu (5/4).

TANJUNGPINANG – Mayat itu diketahui bernama Ali (50) yang meninggal diduga sakit. Menurut pedagang setempat, sosok Ali memang dikenal sebagai pemulung dan gelandangan yang keliling di sekitar pertokoan kawasan Jalan Pos dan sekitarnya.

Bahkan, Ali semasa hidupnya sering tidur di sembarang tempat. Sehingga ia juga pernah ditangkap oleh anggota Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol) Kota Tanjungpinang.

Baca Juga :  Tak Diurus, Investor Masih Nihil

Benny (32), Satpam Lorong Sepatu bawah Hotel Tanjungpinang mengatakan, Ali yang sehari-hari memungut barang bekas itu, tidak memiliki keluarga di Tanjungpinang.

Ali, kata dia pernah bercerita kepadanya bahwa keluarganya berada di Bintan yang bekerja di Swalayan Super Jet, Kijang.

”Di sini dia memang tidak ada tempat tinggal, dan dia sering tidur lorong ini, karena ada masalah dengan keluarganya di Kijang,” katanya.

Benny mengaku, kenal dengan Ali sudah sejak lama. Ali memungut barang bekas yang masih memiliki nilai ekonomis itu sudah sejak tiga tahun silam. Sehari-hari penampilan Ali seperti orang waras, namun tidak gila.

Baca Juga :  Polisi Tingkatkan Patroli dengan Bersepeda

”Dia gak gila, cuma penampilannya seperti itu, kemarin dia juga sempat ditangkap Satpol PP, makanya di pindah tidur di sini,” sebutnya.

Kepala Kepolisian Sektor Tanjungpinang Kota, Ajun Komisaris Polisi Edy Supandi menjelaskan, bahwa pihaknya mendapat informasi penemuan sosok mayat bernama Ali itu sekitar pukul 07.00.

Setelah tiba di lokasi penemuan mayat yang diperkirakan berusia 50-an tahun itu, pihaknya langsung melakukan identifikasi.

”Setelah dilakukan identifikasi, diduga Ali meninggal karena sakit, karena berdasarkan sejumlah saksi, Ali pernah mengeluhkan sakit dada,” sebutnya.

Lebih lanjut kata Edy, dilokasi penemuan mayat tersebut, pihaknya menemukan sejumlah barang bekas dan uang receh milik Ali. Pihaknya juga sedang berkoordinasi dengan pihak Kelurahan Tanjungpinang Kota, Kecamatan Tanjungpinang Kota untuk menelusuri keluarga Ali tersebut.

Baca Juga :  Blangko Sudah Ada, Kini Alat Cetak KTP yang Rusak

”Informasi yang kita dapat, keluarganya berada di Kijang, tapi kalau memang tidak ada keluarga, akan kita urus ke kelurahan untuk dikebumikan pada hari ini, tetapi sebelum itu, kita bawa dulu ke RSUD untuk dilakukan visum,” ujarnya. (RAYMON S)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here