Temui Dua Menteri, Jemput Presiden ke Kepri

0
131
GUBERNUR Kepri H Nurdin Basirun saat membahas Pulau Asam Karimun dengan Menteri Kehutanan. f-istimewa/humas pemprov kepri

JAKARTA – Gubernur Kepri H Nurdin Basirun terus berkoordinasi dengan sejumlah menteri guna mempercepat pembangunan di Kepri.

Di antara yang dikoordinasikannya adalah sejumlah proyek strategis yang terus menampakkan progres kemajuan. Serta groundbreaking pembangunan Jembatan Batam Bintan.

”Inilah kebiasaan saya, harus memaksimalkan waktu ketika berada di Jakarta. Banyak sekali yang kita koordinasikan. Kita harus bekerja cepat untuk rakyat,” kata Nurdin di Sekretariat Negara, Jakarta, Selasa (30/10).

Nurdin ke Jakarta memang menemui sejumlah menteri. Setelah menerima anugerah Santri of The Year 2018, Nurdin yang ditemani Sekdaprov H TS Arif Fadillah melakukan roadshow ke sejumlah kantor kementerian.

Menteri pertama yang ditemui Nurdin adalah Siti Nurbaya. Kepada Menteri Kehutanan, Nurdin mengoordinasikan permasalahan hutan di Pulau Asam. Karena pulau ini terus dalam progres menjadi Kawasan Ekonomi Khusus (KEK).

”Bu Menteri bilang prosesnya bergerak semakin maju. Kita berharap segera tuntas,” kata Nurdin. Apalagi Tim KEK sudah siap untuk alih fungsi hutannya.

Saat menemui Menko Perekonomian Darmin Nasution, Nurdin juga mengkomunikasikan perkembangan sejumlah usulan KEK di Kepri. Di antaranya Rempang Galang, juga beberapa pulau yang dikelola menjadi daerah wisata.

Tim Menko Ekuin, kata Nurdin minta segera disiapkan persyaratannya. Sehingga potensi pulau-pulau itu semakin bermanfaat untuk menggerakkan ekonomi Kepri.

Nurdin juga menyampaikan undangan masyarakat Kepri untuk Presiden Joko Widodo. Jokowi diundangan ke Tanjungpinang untuk sejumlah kegiatan, di antaranya peresmian sejumlah proyek, KEK, serta groundbreaking Jembatan Batam Bintan.

Menurut Nurdin, proyek yang akan diresmikan itu sudah selesai dan beberapa di antaranya sudah dikelola. Pihaknya juga berharap regulasi untuk kawasan pulau-pulau wisata yang kini semakin gencar dilirik investor.

Untuk mengundang Presiden Jokowi, Nurdin langsung mengantar surat di Sekretaris Negara. Untuk Jembatan Batam Bintan, Kementerian PUPR sudah sepakat untuk membangunnya. Menteri PUPR Basuki Hadimuljono saat di Batam pekan lalu sudah menegaskan hal itu.

”Kita sudah sepakati mau kita bangun,” kata Basuki waktu itu.

Menurut Nurdin, kalau soal pembangunan infrastruktur, Presiden memang memberi perhatian serius. Nurdin menyebutkan Jokowi juga sudah memberi restu soal jembatan ini.

”Alangkah eloknya infrastruktur yang besar ini kita minta Pak Presiden untuk me-launching-nya,” kata Nurdin.

Dalam pada itu, Sekdprov H TS Arif Fadillah menyebutkan, dia bersama Asisten Ekonomi Pembangunan Syamsul Bahrum sudan menyiapkan dokumen dan data pendukung dalam pertemuan Gubernur dengan Menteri. Termasuk surat undangan untuk Presiden Jokowi.

”Kita menyusun beberapa program kegiatan yang akan diresmikan Bapak Presiden,” kata Arif.

Arif menyebutkan kegiatan-kegiatan ini sudah memberi multiplier effect untuk masyarakat. Ada juga yang sudah mulai menyerap tenaga kerja.

”Semoga hasil usaha dalam perjalanan hari ini, yang dilakukan Pak Gubernur, diridhoi Allah dan ditindaklanjuti oleh pimpinan kita yang di pusat,” kata Arif. (mas/ais)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here