Tenggelam, Lemas, Pelajar SD Berakit Meninggal

0
548
Kompol Jaswir

BERAKIT – Wahyu Muzabar (12) pelajar SD di Desa Berakit meninggal dunia, Jumat (13/4) sore lalu. Ia meninggal karena tenggelam, saat berenang di pantai. ”Iya, korban tenggelam, lemas dan akhirnya meninggal,” kata Kompol Jaswir, Kapolsek Bintan Utara, Sabtu (14/4) lalu.

Kapolsek menjelaskan, sekira pukul 15.15, Wahyu bersama temannya Suhendi Firdana dan Harfandi berenang di Pantai Teluk Asah atau Pantai Rusia Desa Berakit. Awalnya, dua teman korban berenang agak ke tengah laut, meninggalkan korban yang tidak bisa berenang. Tiba-tiba korban tenggelam dan sempat berteriak kepada temannya.

Baca Juga :  Pertamina Tambah 100 Ton Solar

Beberapa saat kemudian, Suhendi dan Harfandi berenang ke pantai (darat), dan melihat korban Wahyu dalam keadaan mengapung dengan posisi badan terlungkup. Melihat hal tersebut saksi Suhendi dan Harfandi segera berenang untuk menyelamatkan korban. Setelah korban dibawa ke darat, dua saksi langsung berteriak meminta pertolongan.

Sekira pukul 16.00, saksi Lukman yang ingin melaut mendengar teriakan tersebut, dan segera menolong korban, dengan menggendong korban ke darat. Ia melaporkan kejadian tersebut ke Ketua RT05/RW04 dan warga sekitar. Korban dibawa ke Puskesmas Desa Berakit. Dr Diki Afizal mengecek keadaan korban, dan menyatakan sudah meninggal dunia. Korban dibawa ke rumah duka.

Baca Juga :  Penghasilan PTT Capai Rp2,2 Juta

”Pihak keluarga korban menerima dengan ikhlas atas meninggalnya anaknya. Mereka menyebut ini musibah dan tidak mau divisum, dengan membuat surat pernyataan untuk tidak dilakukan otopsi,” ujar Jaswir. (fre)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here