Tengku dan Hamalis Belum Pernah Teken Berkas Tower

0
538

Tanjungpinang – Mantan Kepala Badan Pelayanan Perizinan Terpadu (BP2T) Kota Tanjungpinang, Tengku Dahlan membenarkan, kalau tower telekomunikasi yang dibangun pihak ketiga di RT 01 RW 01 Kelurahan Tanjungunggat, belum mengantongi surat izin mendirikan bangunan (IMB).

”Semasa masih di BP2T, saya belum pernah menandatangi berkas pengajuan permohonan izin mendirikan tower. Saya rasa sekarang belum ada juga tuh. Apa lagi Pak Hamalis orangnya teliti. Kemungkinan, mereka sudah dapat persetujuan dari RT/RW dianggap sudah aman. Padahal, tidak,” kata Tengku Dahlan, Kepala Badan Kepegawaian Pemberdayaan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Tanjungpinang, Tengku Dahlan saat dikonfirmasi, kemarin.

Hamalis, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PM dan PTSP) Kota Tanjungpinang, juga mengklaim kalau dirinya belum ada meneken berkas pengajuan berdirinya tower it.

Artinya, tower yang berada di RT1/RW1, Kelurahan Tanjungunggat tidak mengantongi surat izin mendirikan bangunan (IMB).

”Saya kan masih baru di sini,” kata Hamalis.

Meskipun belum meneken, dia berjanji akan mencari berkas pengajuan permohonan izin untuk mendirikan tower tersebut.

”Manalah tahu sudah ada berkas permohonan tersebut. Tapi, tersilap oleh petugas sebelumnya,” singkat dia.

Kasi Pengelolaan Aspirasi dan Informasi Dinas Komunikasi dan Informasi (Kominfo) Kota Tanjungpinang, Zulkarnain menjelaskan, dirinya pernah menerima berkas pengajuan tower di RT1/RW1, Kelurahan Tanjungunggat. Pada saat itu, dirinya masih sebagai Kasi Perhubungan Udara di Dishubkominfo Kota Tanjungpinang.

Pihak Dishubkominfo Kota Tanjungpinang hanya mengeluarkan surat rekomendasi, sesuai dengan surat pengajuan ketinggian tower mencapai 27 meter.

Ia mengeluarkan rekomendasi, karena ketinggian tower itu tak menganggu penerbangan.

”Alhamdulillah tidak mengganggu penerbangan. Jadi, kita (Dishubkominfo, red) keluarkan surat rekomendasi ketinggian tersebut,” terang dia.

Sebelum mengeluarkan rekomendasi, ia melakukan survei di lokasi di mana tempat berdirinya tower tersebut. Ternyata, dirinya bersama petugas lainnya menemukan tapat bangunan tower tersebut sudah berdiri.

”Waktu itu sudah ada tapak tower,” ucap dia.

Selain mengantongi surat rekomendasi dari Dishubkominfo Kota Tanjungpinang terkait ketinggian tower tersebut, pemilik tower tersebut harus mememiliki surat rekomendasi dari masyarakat setempat, yang diketahui Lurah Tanjungunggat dan Camat Bukit Bestari.

Tapi, pemilik tower juga harus mengantongi surat rekomendasi dari Dinas Tata Kota untuk surat keterangan rencana kawasan dan surat kekuatan bangunan tersebut.(ANDRI DS)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here