Tepi Pantai Prioritas Pembangunan

0
245
GUBERNUR Kepri H Nurdin Basirun memimpin rapat antara Pemprov, Pemko Tanjungpinang dan pihak Pelindo I Tanjungpinang yang membahas pembangunan proyek Gurindam 12 di Kantor Gubernur di Dompak, Kamis (24/1). f-istimewa/humas pemprov kepri

Gubernur Pimpin Rakor Proyek Gurindam 12 Tanjungpinang

Gubernur Kepri H Nurdin Basirun mengatakan, sebagai daerah kepulauan, bagian pesisir atau pinggir pantai merupakan kawasan yang turut menjadi prioritas terdepan dalam pembangunan.

DOMPAK – Selain menjadi ikon yang mengedepankan nama daerah, pemenuhan setiap fasilitas di bagian pesisir juga berfokus untuk kepentingan masyarakat.

”Apapun yang akan dikerjakan, pastikan itu benar-benar sesuai dengan aturan dan harus bemanfaat bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujar Nurdin saat memimpin Rapat Koordinasi Pembangunan Proyek Gurindam 12 antara Pemprov Kepri, Pemko Tanjungpinang dan Direksi PT. Pelindo I di Ruang Kerja Gubernur, Dompak, Kamis (24/1) pagi.

Nurdin melanjutkan, Kepri yang sebagian besar merupakan daerah laut harus kuat pula di aera pelabuhan. Kawasan ini menjadi sangat penting, karena bukan hanya untuk mobilitas semata, namun jika pengembangan kawasan tersebut terus diupayakan maka pendapatan daerah juga bisa dimaksimalkan.

”Tentu kita ingin menjawab kebutuhan masyarakat, dengan baiknya sarana pelabuhan dan ke depan akan banyak wisatawan dari luar yang setiap saat ingin terus menuju Tanjungpinang,” lanjut Nurdin.

Keberhasilan pembangunan yang dilakukan tersebut tentu tidak terlepas dari sinergitas yang terjalin diantara semua pihak.

Maka Nurdin meminta kepada semua pihak terkait untun menyatukan pikiran dan menyamakan persepsi agar tujuan pembangunan dapat sama-sama tercapai.

”Satukan pemahaman dan persetujuan agar tidak adalagi keterlambatan dalam pembangunan,” ajak Nurdin.

Sementara itu, Kepala Dinas PU Abu Bakar dalam rapat tersebut juga menjelaskan secara ringkas terkait penataan kawasan Gurindam 12 terutama di area sekitar Pelabuhan Sri Bintan Pura (Zona 1) salah satunya adalah pembangunan Waterfront City disepanjang 2,4 Km di sebelah pelabuhan.

”Rencana awal kami ingin mereklamasi bagian itu untuk dijadikan lahan baru bagi parkiran untuk pelabuhan dan kawasan ekonomi masyarakat yang rencananya akan kami bangun di sana sebanyak 400 lapak,” kata Abu Bakar.

Abu melanjutkan bahwa untuk mereklamasi lahan seluas 50×50 meter tersebut Pemprov meminta dukungan serta izin kepada pihak Pelindo I.

Kemudian, Direktur Teknik PT. Pelindo I Hosadi mengatakan bahwa setiap pembangunan yang dilakukan di aera pelabuhan secara umum memerlukan izin dari Departemen Pelabuhan dan sesuai renana induk pelabuhan, sinergi bersama Pemerintah Provinsi Kepri menurut Hosadi telah berjalan dengan baik.

”Secara umum kami mendukung pembangunan Gurindam 12 yang digagas Pemprov karena juga sudah sejalan dengan pengembangan pelabuhan yang digagas oleh Pelindo,” ujar Hosadi. Hosadi menambahkan Pihak Pelindo untuk wilayah Kepri memiliki fokus bagaimana mempercepat pertumbuhan ekonomi juga melakukan integrasi pelabuhan dengan wilayah industi, salah satu upaya yang telah dilakukan adalah dengan terus melakukan pengembangan dan penataan terminal penumpang.

”Rencana pengembangan Proyek Gurindam 12 tersebut kami meminta waktu maksimal 2 minggu ke depan untuk berkoordinasi secara intens dengan pihak Pemprov,” lanjut Hosadi.

Hadir pada rapat tersebut Asisten Bidang Perekonomian Syamsul Bahrum, Kepala Dinas Perhubungan Jamhur Ismail, Asisten II Kota Tanjungpinang Irwan, Perwakilan KSOP beserta jajaran PT. Pelindo I Tanjungpinang.(MARTUNAS-SUHARDI)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here