Terampil Menjahit, Gerakkan Perekonomian

0
107
Wakil Walikota Tanjungpinang Hj Rahma bersama Waka I DPRD Tanjungpinang Ade Angga memberikan selamat kepada salah satu peserta pelatihan menjahit dan bordir.

TANJUNGPINANG – Keahlian menjahit kini tidak boleh dipandang sebelah mata. Bila dilaksanakan dengan serius, bisa membantu perekonomian keluarga.

Hal ini dikatakan Wakil Walikota Tanjungpinang Hj Rahma dalam pembukaan pelatihan menjahit dan bordir yang dilaksanakan Dinas Ketenagakerjaan dan Koperasi Kota Tanjungpinang di Aula SMKN 2 Tanjungpinang, Senin (19/8) pagi.

Dituturkannya, kini menjahit sepasang pakaian paling murah Rp150 ribu. Bila pintar menawar paling bisa turun menjadi Rp100 ribu.

“Kerja di rumah, uang yang datang. Jadi saya harap melalui pelatihan ini, ibu-ibu bisa membantu ekonomi keluarga,” ujarnya.

Dituturkannya, bukan hanya pelatihan yang diberikan namun setiap peserta nantinya menerima bantuan mesin jahit merek Singer.

“Kualitas mesih jahitnya tolong diperhatikan betul. Saya berjanji akan keliling ke rumah masing-masing peserta. Bukan mau minta uang, tapi memastikan bahwa mesin bisa dimanfaatkan, jangan sampai di jual,” tuturnya.

Ia berpesan kepada peserta berlatih dengan serius. Sebagai tahap awal, ini pelatihan dasar ke depan ditingkatkan menjadi mahir dan lebih baik bisa menuju profesional.

Waka I DPRD Tanjungpinang, Ade Angga mengapresiasi upaya pemerintah mendorong masyarakat meningkatkan perekonomian melalui keahlian.

“Kami mendukung program-program pelatihan yang menghasilkan keahlian atau skill. Bukan hanya sekedar seremonial, kegiatan seperti ini perlu terus ditingkatkan” ucapnya memberikan perhatian kepada peserta.

Ditambahkannya, setelah selesai mengikuti pelatihan, para peserta bukan hanya meningkatkan ekonomi keluarga tetapi juga membuka lapangan pekerjaan.

Sekretaris Disnaker Koperasi Tanjungpinang, Lina menuturkan, 20 peserta merupakan perwakilan dari beberapa kelurahan. Pelatihan dilaksanakan 20 hari bertempat di SMKN 2 Tanjungpinang.

Ditambahkannya, selama pelatihan biaya komsumsi dan pengganti transportasi disediakan Pemko Tanjungpinang melalui APBD Murni 2019.

Hadir dalam kesempatan itu, Kepala SMKN 2 Tanjungpinang, Sisrayanti serta para pelatih menjahit bordir yang merupakan guru di sekolah itu. (dlp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here