Terapkan Gerakan Infak Rp 2.000

0
571
WISUDA: Gubernur Kepri H Nurdin Basirun mewisuda 120 santri di Pondok Pesantren Baitul Quran, Dabo Singkep, Lingga, Sabtu (21/10) pagi. F-istimewa/humas pemprov kepri

Gubernur Wisuda 120 Santri di Lingga

Gubernur Kepri H Nurdin Basirun mengajak umat muslim se-Kepri untuk bersama-sama memberikan sumbangan Rp 2.000.

LINGGA – Uang ini disampaikan secara rutin dan akan diberikan kepada para hafiz hafizah yang sedang menuntut ilmu. Serta untuk pembangunan pondok pesantren tahfiz Baitul Quran dan SMA Baitul Quran.

”Gerakan infak Rp 2.000 ini sebagai wujud partisipasi penghafal Al Quran,” kata Nurdin saat wisuda 120 santri di Pondok Pesantren Baitul Quran, Dabo Singkep, Lingga, Sabtu (21/10) pagi.

Nurdin mengajak peran serta masyarakat karena kini semakin banyak rumah tahfiz di Kepri. Hafiz dan hafizah juga terus lahir dari berbagi daerah di Kepri. Kesadaran masyarakat juga semakin tinggi. Saat mewisuda para santri, Nurdin tampak terharu dan bahagia.

Baca Juga :  Wagub Isdianto Dapat Anugerah dari Presiden DMDI

Menurut Nurdin, saat ini, jika semua bergandeng tangan, Islam akan kuat. Tetapi jika saling acuh dan tak perduli sesama umat, maka akan mudah dipecah belah.

”Kita harus terus membangun kebersamaan. Jangankah saling iri dan saling sikut sehingga mudah dipecah belah,” kata Nurdin
Nurdin mengatakan wisuda ini dilaksanakan untuk memotivasi masyarakat agar berminat menghapal Alquran.

Tujuan jangka panjangnya adalah berharap agar masyarakat dapat mengamalkan kandungan Alquran dalam kehidupan. Sekarang ini khususnya di Kepri, kata Nurdin, sekolah sekolah harus mendorong pelajarnya untuk memaksimalkan mendapatkan ilmu-ilmu agama. Mereka harus diajak berminat untuk itu.

Pada kesempatan itu, Gubernur menyampaikan jika ada sekolah sekolah menyulitkan dalam administrasi, laporkan ini ke dia. Dia akan cari solusi terbaik. ”Dimanapun dan dalam kondisi apapun, anak anak harus bisa bersekolah,” kata Nurdin.

Baca Juga :  1.846 Warga Kepri Menyandang Disabilitas

Sekda Lingga sekaligus Pengasuh Pondok Pesantren Baitul Quran, Abu Hasim, mengatakan ini yang kali kelima sekolah ini mewisuda santri.

Sempena kunjungannya ke Dabo, Nurdin dan rombongan melakukan perjalanan sejak pukul 03.00 dari Tanjungpinang. Tak lama setelah perjalanan, Gubernur menunaikan Salat Subuh di Masjid Baiturrahman, Pulau Cempa. Saat tiba di Cempa, Kabupaten Lingga, antusias masyarakat menyambut sangat tinggi.

Hal itu dapat dilihat dari banyaknya warga, baik itu orang dewasa, ibu ibu dan anak anak yang menyambut kedatangan orang nomor satu di Provinsi Kepri ke desa itu di pelabuhan.

Baca Juga :  Perwira Korem Latih 164 Siswa

Setiba di pelabuhan Cempa, dengan berjalan kaki, Nurdin beserta rombongan selanjutnya menuju ke Masjid Baiturrahman, untuk menunaikan sholat subuh bersama rombongan.

Usai Salat Subuh, Nurdin memberi tausiah, dan pada tausiah singkatnya Gubernur menyampaikan agar seluruh warga Cempa memakmurkan masjid. ”Selalu salat berjamaah, serta makmurkan masjid, dan walaupun satu buah paku dibantu untuk masjid, itu merupakan amal,” jelas Nurdin.

Setiba di Dabo, sebelum menghadiri wisuda santri Nurdin bersilaturahmi dengan masyarakat di Kedai Kopi. Segelas kopi menjadi teman Nurdin menjemput aspirasi masyarakat.(MARTUNAS-SUHARDI)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here