Terbaik di Tilawah dan Hafiz Quran

0
1115
JUARA : Mahadi Rahman (kiri) bersama Awaluddin, Juara I Nasional Tilawah Dewasa STQ Nasional 2017 di Tarakan. f-istimewa

Modal Kepri Juara II STQ Nasional Tahun 2017

Kafilah Provinsi Kepri menjadi momok bagi provinsi lain di Indonesia saat lomba Seleksi Tilawatil Quran (STQ) maupun Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) tingkat nasional.

TANJUNGPINANG – HAL ini karena Kepri memiliki segudang qari-qariah yang berprestasi. Karena itu, untuk MTQ dan STQ, prestasi Kepri tiga tahun belakangan ini selalu tiga besar. Saat MTQ Nasional di Batam tahun 2014 lalu, Kepri juara umum nasional. Tahun 2016, MTQ nasional yang digelar di Nusa Tenggara Barat (NTB), Kepri juara III Indonesia. Dalam perhelatan STQ Nasional XXIV tahun 2017 yang digelar di Kota Tarakan, Kalimantan Selatan (Kalsel), 16-22 Juli lalu, Kepri meraih Juara Umum II.

Ada beberapa cabang yang dimenangkan qari-qariah Kepri sehingga menjadi modal besar untuk meraih juara II yakni cabang Tilawah Dewasa, Tilawah Anak, Hafiz Aquran 10 juz Putra dan Putri serta Hafiz Alquran 5 Juz Putri. Direktur Quran Center Kepri, Mahadi Rahman, mengatakan, seluruh kafilah Kepri yang diberangkatkan ke STQ Nasional ini dibina di Quran Center. ”Mereka mengikuti Training Center (TC) sekitar 10 hari fokusnya. Memang, secara rutin kita juga melakukan pembinaan dan pelatihan selama ini,” ujar Mahadi Rahman, Minggu (23/7).

Kabid Keagamaan Biro Kesra Pemprov Kepri ini menyebutkan, adapun prestasi kafilah Kepri di STQ nasional 2017 ini adalah, Juara I Tilawah Dewasa atas nama Awaluddin. Qari Awaluddin ini juga Juara II nasional Tilawah Dewasa saat MTQ nasional tahun lalu di NTB. Kemudian, Juara II Tilawah Anak atas nama Sri Rahayu. Juara I Hafiz Quran 10 juz Putra atas nama Azrai, Juara I Hafiz Quran 19 Jus Putri atas nama Suhartini. Serta Juara II Hafiz Quran 5 jus Putri atas nama Sri Rahayu. Mahadi mengatakan, lomba STQ Nasional ada tiga cabang yakni, Tilawah, Hafiz Quran dan Tafsir Arab. Tapi, ada beberapa cabang kategori yang tidak diikuti Kepri. ”Cabang Tafsir Bahasa Arab Putri tidak jadi kita ikuti lantaran qariahnya tak biasa ikut akibat sakit keras. Untuk cabang Hafiz Quran 29 juz Putri tidak juga kita ikuti karena orangtua utusan kita sakit keras. Sehingga tak bisa ikut,” tambahnya.

Baca Juga :  Perkuat Sistem Pertahanan, Kemenhan Gelar Dialog Lintas Sektoral

Ia mengatakan, prestasi keagamaan Kepri di Indonesia cukup bagus. Semua ini karena dukungan dan doa masyarakat Kepri serta dukungan Pemprov Kepri maupun DPRD Kepri dan semua elemen masyarakat. ”Ini berkat dan ridho Allah SWT kepada kita semua. Prestasi Kepri meningkat saat STQ. Untuk MTQ tahun 2018 di Medan Sumatera Utara, kita akan berusaha untuk meraih Juara Umum Nasional,” jelasnya lagi.

Tak hanya level nasional, kafilah Kepri juga berprestasi di MTQ internasional. Qori-qoriah asal Kepri yang dibina di Quran Center Sekupang Batam menunjukkan prestasi di negara-negara islam di Timur Tengah. Saat mengikuti perhelatan MTQ Internasional April lalu, tiga qori-qoriah Kepri berhasil menyabet Juara II dunia, Juara III dan Juara IV (Harapan 1). Ada lima qori-qoriah Kepri yang dikirim ke berbagai negara di Timur Tengah untuk mengikuti MTQ Internasional dan mereka merupakan wakil Indonesia.

Baca Juga :  Massa Desak Proses Pemilihan Wakil Gubernur

Kepala Kanwil Kemenag Kepri H Marwin Jamal, mengatakan, prestasi Kepri di tingkat nasional kali ini menjadi motivasi untuk generasi muda muslim ke depan. ”Kemenangan ini tentunya, kemenangan kita bersama. Hal yang paling penting mari kita cinta Alquran,” ucap Marwin

Marwin menceritakan, prestasi Kepri di tahun 2017 ini tentunya meningkat dari raihan tahun 2016 lalu, dimana Kepri nomor tiga terbaik nasional saat MTQ XXIV di gelar di NTB. ”Tahun ini kita mampu mengalahkan provinsi Banten, Kalimantan Timur, serta Jawa tengah,” ujarnya, di Tanjungpinang, Minggu (23/7). Provinsi Kepri meraih juara umum kedua pergelaran STQ Nasional 2017 di Tarakan. Kepri hanya terpaut 13 poin dari DKI Jakarta yang kembali mempertahankan juara umum.

”Alhamdulillah,” kata Sekdaprov Kepri H TS Arif Fadillah yang menghadiri penutupan STQ Nasional 2017 di Islami Center Tarakan Kalimantan Utara, Jumat (21/7) malam. Berdasarkan hasil keputusan Dewan Hakim STQ Nasional 2017 Tarakan, setelah Jakarta dan Kepri, peringkat ketiga diraih Provinsi Jawa Tengah. Kalimantan Timur meraih peringkat keempat. Banten ada di peringkat kelima. Sedangkan Provinsi Sumatra Barat dan Utara ada di peringkat keenam.
Disusul Aceh dan Kalimantan Utara pada peringkat ketujuh, Provinsi Jawa Barat dan Kalimantan Selatan ada di posisi kedelapan, lalu ada Jambi dan Kalimantan Barat di peringkat sembilan, serta Jawa Timur, Papua, dan Nusa Tenggara Barat di peringkat ketujuh.

Baca Juga :  Oplos Beras, Bos Pinang Lestari Ditahan

Arif Fadillah yang hadir ditengah-tengah kafilah pada malam penutupan memberikan apresiasi kepada seluruh peserta, termasuk ofisial dan pelatih dan semua pihak yang telah terlibat secara totalitas bagi kafilah Kepri untuk STQN XXIV 2017 di Tarakan ini. ”Alhamdulillah. Menempati posisi II secara Nasional adalah bukan hal yang mudah. Semua Provinsi ingin menjadi yang terbaik. Dan sekali lagi patut kita syukuri dan banggakan karena Kepri berhasil meraih peringkat II, di bawah DKI Jakarta. Kami ucapkan selamat kepada seluruh tim yang tergabung di kafilah Kepri. Yang kita raih ini adalah hasil kerja keras dan sungguh-sungguh tentunya,” kata Arif.

Sebelumnya Gubernur H Nurdin Basirun juga telah mengatakan bahwa Kepri adalah sebuah Provinsi baru di Indonesia yang sangat konsentrasi dalam bidang keagamaan. Bahkan sebagai Provinsi baru, dalam bidang keagamaan Kepri pernah menjadi juara umum di ajang MTQ Nasional.(MARTUNAS-SUHARDI)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here