Terdakwa Illegal Fishing Jalani Hukuman

0
120
PARA terdakwa illegal fishing berfoto di kantor Kejari Natuna sebelum diberangkatkan ke Tanjungpinang untuk menjalani hukuman setelah divonis. F-HARDIANSYAH/tanjungpinang pos

NATUNA – Kejaksaan Negeri (Kejari) Natuna kembali mengirim 17 orang terdakwa kasus illegal fishing, yang sudah melalui proses tahapan dan perundang-undangan yang berlaku. Ke-17 orang ini di berangkatkan menggunakan pesawat maskapai Wings Air dengan sejumlah pengawalan dari TNI AU.

Mereka diberangkatkan ke Tanjungpinang untuk menjalani hukuman yang sudah dijatuhkan oleh Pengadilan Negeri Natuna. ”Jadi para terdakwa kasus illegal fishing, kita berangkatkan untuk menjalani hukumannya di Lapas Tanjungpinang,” kata Kajari Natuna Juli Isnur di Kantornya, Selasa (8/5).

Ia menjelaskan, untuk mereka para nakhoda dikenai hukuman rata-rata sekitar 6 bulan dengan denda sebesar Rp200 juta sampai Rp500 juta. ”Para terdakwa WNA yang menjalani hukuman diantaranya dari negara Asean seperti Vietnam, Laos dan Thailand. Mereka sudah divonis dengan hukuman penjara selama 6 bulan, dan denda sebesar Rp200 juta dan bisa lebih,” ungkap Juli Isnur.

Ia menjelaskan, pihaknya selama ini terus berusaha memberikan fasilitas yang layak untuk para terdakwa illegal fishing. Namun, semua itu dengan keterbatasan anggaran yang ada.
Selain itu, pihaknya juga memberikan ruang aula supaya mereka dapat tinggal dengan nyaman. ”Walaupun mereka sudah mencuri ikan di Indonesia, namun kita tetap memperlakukan mereka sesuai dengan aturan hukum yang berlaku,” tandasnya. (hrd)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here