Terima Laporan, ASN Harus Beraksi

0
181
Wakil Walikota Tanjungpinang Hj Rahma membuka workshop Lapor SP4N di Hotel Comforta Tanjungpinang, Selasa (26/2).

TANJUNGPINANG – Wakil Walikota Tanjungpinang Hj Rahma mengingatkan kepada seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) harus memiliki aksi bila menerima aduan dari masyarakat.

Hal ini disampaikan saat membuka workshop Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat- Sistem Pengelolaan Pengaduan Pelayanan Publik Nasional (LAPOR-SP4N).

Kegiatan dilaksanakan Pemko Tanjungpinang melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Tanjungpinang di Hotel Comfrota, Selasa (26/2) pagi. Menghadirkan narasumber dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB), Hari Alfredo Purba.

Peserta kegiatan merupakan perwakilan pejabat eselon III sebagai penghubung dan eselon IV sebagai administrasi disetiap OPD di lingkungan Pemko. Dilaksanakan dua hari di tempat yang sama.

Hj Rahma menginginkan setiap laporan yang diterima bisa segera disikapi. Melaksanakan aksi sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
“Kalau saya berharap penerapannya bisa sama seperti Kota Bekasi. Misalnya ada masyarakat lapor jalan rusak, dinas terkait langsung turun membenahi,” ujarnya.

Dituturkannya, Tanjungpinang ini tidak terlalu luas, jumlah penduduk pun tidak begitu banyak, maka diyakini bisa menerapkan itu. Tentu tidak telepas dengan ketersediaan anggaran, ia berjanji akan terus mendukung. Asalkan ada komitmen dari ASN nya ingin bekerja maksimal.

“Saya berani minta alokasi anggaran ke Pak Syahrul bila program itu bersentuhan langsung dengan masyarakat,” paparnya.

Panitia Pelaksana sekaligus Kabid Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik Diskominfo Tanjungpinang, Teguh Susanto menuturkan, aplikasi ini sudah diluncurkan, Maret 2018 lalu.

Dari data yang dimiliki Diskominfo sudah ada 15 aduan yang masuk melalui aplikasi ini. Diantaranya persoalan jalan, Penengaran Jalan Umum (PJU), pelayanan Disdukcapil serta beberapa lainnya. Terkait lama penanganannya, berbeda-beda sesuai dengan tingkat kebutuhan masyarakat. Dincotohkannya terkait perbaikan drainase akan lebih lama bila dibandingkan pelayanan publik lainnya.

“Jadi setiap kasus beda-beda waktu penangananya,” paparnya.
Dituturkannya, ketika program ini diluncurkan setiap OPD sudah dikumpulkan. Masing-masing sudah menerima ID untuk berkoorinasi.

“Saat ini workshop mengenai aplikasi yang mendatangkan narasumbernya dari Kemenpan RB,” paparnya.

Ia berharap masyarakat tidak ragu melaporkan berbagai persoalan yang dialami, apakah terkait di lingkungan Pemko maupun Satker serta pelayanan publik lainnya melalui aplikasi ini.

Cara melapornya, masyarakat mengakses website lapor.go.id. Di laman itu sudah ada panduannya yang dapat diisi. Serta bisa melalui SMS dengan menghubungi nomor 1708.

Hadir dalam kegiatan itu, Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Pemberdayaan Masyarakat KotaTanjungpinang, Ahmad Yani, Plt Disperindag Kota Tanjungpinang, Samsudi, Sekretaris Bappelitbang Tanjungpinang, Rully, Sekretaris BP2T, M Ikhas, serta Kabag Umum Sekwan Tanjungpinang, Yuswaddinata serta lainnya. (dlp)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here