Terima Rp14 Juta, Mobil Dinas Tak Dikembalikan

0
569
Plh Wali Kota Tanjungpinang Riono diangkat oleh ASN usai memimpin upacara Hari Kesadaran Nasional di halaman kantor Wako, Rabu (17/1).f-istimewa

Perilaku oknum Anggota DPRD Kota Tanjungpinang tak patut dicontoh. Sudah terima uang isentif transportasi Rp 14. 200.000 per bulan, namun mobil dinas (modis) yang digunakan sebagian wakil rakyat tak kunjung dipulangkan ke Pemko Tanjungpinang.

TANJUNGPINANG – Pemerintah Kota Tanjungpinang mengancam akan menarik paksa mobil dinas tersebut atau akan menahan tunjangan transportasi bagi anggota DPRD jika tak mengembalikan kendaraan dinas.

Masih ada sekitar 16 unit mobil dinas yang belum dikembalikan oleh Anggota Dewan Kota Tanjungpinang. Yang dikembalikan baru 11 unit mobil dinas dari 30 anggota DPRD. Tapi, ada beberapa anggota DPRD selama ini tidak memakai mobil dinas. Penarikan kendaraan dinas ini merupakan implementasi dari Peraturan Pemerintah (PP) nomor 18 tahun 2017 tentang hak keuangan dan administratif dan anggota DPRD.

Baca Juga :  Satgas Imunisasi IDAI Ungkap Prioritas dalam Penggunaan Darurat Vaksin Covid-19

”Laporan yang saya terima, baru 11 unit. Sudah kita bayar insentif transpotasinya ke Dewan Kota Tanjungpinang. Kita akan tahan tunjangannya atau kita tarik paksa,” kata Pelaksana Harian (Plh) Wali Kota Tanjungpinang, Riono kepada Tanjungpinang Pos, Rabu (17/1).

Upaya sudah dilakukan Pemko Tanjungpinang, adalah sudah mengirim surat ke Sekretariat Dewan Kota Tanjungpinang, intinya anggota Dewan Kota Tanjungpinang untuk segera mengembalikan mobil dinas tersebut.

Apa bila surat imbauan tidak diindahkan, maka Pemko Tanjungpinang akan melakukan upaya penarikan mobil dinas secara paksa terhadap Anggota Dewan tersebut.

”Tarik paksa mobil dinas dari Anggota Dewan itu, salah satu upaya terakhir kita termasuk kita akan menahan insentif transportasinya,” sebut dia.

Terpisah, Wakil Ketua Dewan Kota Tanjungpinang, Ade Angga merespon baik dengan adanya penarikan mobil dinas Anggota Dewan Kota Tanjungpinang, yang sudah dipinjamkan oleh Pemko Tanjungpinang.

Baca Juga :  Bikin Kecil Penis Pria, Alamak...

Alangkah baiknya, kata Ade, Sekretariat Daerah Pemko Tanjungpinang untuk segera mengirim nama-nama Anggota Dewan Kota Tanjungpinang, yang belum mengembalikan mobil dinas.

Jadi, menurutnya, tidak perlu dilakukan upaya paksa penarikan mobil dinas ke Anggota Dewan Kota Tanjungpinang, yang sudah menggunakan fasilitas pemerintah, yaitu mobil. ”Saya yakin, Anggota Dewan akan mengembalikan mobil dinas ke Pemko Tanjungpinang, selain tiga pimpinan Dewan Kota Tanjungpinang. Seperti saya tidak perlu mengembalikan mobil dinas,” kata Ade Angga.

Ketua Dewan Kota Tanjungpinang menggunakan mobil dinas berkapasitas 2.500cc. Sedangkan dua Wakil Dewan Kota Tanjungpinang hanya menggunakan mobil dinas berkapasitas 2.200 cc.

Baca Juga :  Februari, Impor Kepri Menurun

Kalau untuk Anggota Dewan Kota Tanjungpinang menggunakan mobil yang memiliki kapasitas 2.000cc denan nilai dana transportasinya sebesar Rp 12.400.000.

”Itu belum potong pajak. Nanti, Anggota Dewan hanya menerima dana transportasi dibawah Rp 12.400.000,” ucap dia.

Ade membantah, kalau Anggota Dewan Kota Tanjungpinang sudah menerima dana transportasi. ”Belum ada terima dana transportasi itu,” tegas dia.

Hanya saja, ia hingga Anggota Dewan Kota Tanjungpinang lainnya menerima gaji pokok. Uang tunjangan, seperti tunjangan transportasi, rumah dan lainnya belum diterimanya. ”Gimana mau terima. DPA saja belum diserahkan,” sebut dia. (ANDRI DS)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here