Terima SK, Optimalkan Layanan Publik

0
494
Pejabat Desa: Suasana acara penyerahan SK untuk para pejaat desa di ruang pertemuan Desa Malang Rapat. F-ISTIMEWA/KANTOR DESA MALANG RAPAT

Bintan – CAMAT Gunung Kijang, Kabupaten Bintan Sattridha didampingi kepada Desa (Kades) Malang Rapat Yusran Munir menyerahkan Surat Keputusan (SK) kepada Sekretaris Desa (Sekdes) Poniman. Selain itu, SK berikutnya juga diserahkan kepada ketua pengurus Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) yakni Munasih.

Selain Munasih yang terplih sebagai ketua, petugas lainnya juga menerima SK. Di antaranya Sekretaris Junaidi dan bendahara yakni Zainab. SK tersebut diserahkan oleh Sattridha, Jumat (27/1) di Gedung Pertemuan Desa Malang Rapat. Dengan penyerahan SK tersebut, Yusran Munir berharap dapat membantu dan bersinergi serta bersama-sama bekerja membangun desa Malang Rapat.

”Dengan penyerahan SK ini, secara otomatis petugasnya harus bersama-sama menjalankan pemerintahan di desa agar lebih maju. Selain itu, sama-sama bertanggung jawab menjalankan dan mengelola keuangan untuk program pengembangan desa,” ujar Yusran, Sabtu (28/1).

Yusran menambahkan, Desa Malang Rapat kini telah dibekali sistem komputer online sebanyak 8 unit. Sistem tersebut untuk menjalankan fungsi pelayanan publik, yang merujuk pada UU Pelayanan Publik.

Setidaknya, kata Yusran, ada empat hal yang harus dilakukan oleh pemerintah desa, yakni menyusun dan menetapkan standard pelayanan, mempublikasikan pelayanan, menempatkan pelaksana yang kompeten, terakhir menyediakan sarana, prasarana atau fasilitas pelayanan publik guna mendukung terciptanya iklim pelayanan yang memadai.

Penerapan sistem informasi online tersebut, lanjut Yusran, untuk memaksimalkan dalam layanan Administrasi Umum, Administrasi Penduduk, Administrasi Keuangan, Administrasi Pembangunan, Administrasi Badan Permusyawaratan Desa (BPD), dan Administrasi lainnya. Sehingga beberapa pelayanan publik tersebut, menjadi salah satu bagian dari fungsi dasar yang dibangun dalam Sistem Informasi Desa (SID).

”Pelayanan publik dan pelayanan administrasi menjadi ujung tombak. Karena menjadi fungsi yang paling banyak bersentuhan langsung dengan masyarakat, dan SID tersebut pelayanan administrasi publik memudahkan pembaruan data serta keberadaannya tersampaikan langsung secara nyata kepada masyarakat,” ungkapnya.

Yusran menambahkan, setiap Kepala Dusun yang ada diharapkan membantu desa untuk bertanggung jawab di wilayah dusunnya masing-masing.

Tanggungjawabnya dengan menjalankan beberapa program di dusun, termasuk musyawarah masyarakat dan pemilihan RT dan RW. Untuk BUMDes, kata Yusran, agar lebih baik lagi dalam memelihara serta mengelelola aset desa untuk ke depannya.

”Aset desa harus dikelola dengan baik, dan tujuannya adalah untuk menambah keuangan dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Yang terpenting, BUMDes harus transparan dalam mengelola aset kepada masyarakat,” tegasnya.

Tahun 2016 lalu, camat Gunung Kijang Sattridha mengungkapkan, sudah memiliki dua desa di kecamatannya, yakni Desa Teluk Bakau, serta Desa Malang Rapat telah memiliki BUMDes.

BUMDes itu akan bekerjasama dengan Desa Berakit, dan Desa Pengudang di Kecamatan Teluk Sebong. Kerjasamanya untuk mengembangkan BUMDes bersama, mengelola aset wisata yang bertujuan mensejahterakan warga. (adly bara)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here