Terus Perjuangkan Jembatan Babin

0
222
Gubernur Kepri H Nurdin Basirun menyampaikan tausyah saat Safari Subuh di Surai Al Hijrah Kijang Kencana 2 Tanjungpinang Timur, Senin (15/1). f-istimewa/humas pemprov kepri

Gubernur Safari Subuh di Surai Al Hijrah Kijang Kencana

TANJUNGPINANG- Gubernur Kepri H Nurdin Basirun mengatakan konektivitas atau keterhubungan antar wilayah di Kepri terus diupayakan dan dibangun. Akan ada pergerakan ekonomi yang saling dukung mendukung jika konektivitas sudah terbangun.

Saat itu, Nurdin juga mengatakan, untuk memperkuat ekonomi Pulau Batam dan Pulau Bintan, maka dirinya akan terus berjuang agar Jembatan Batam-Bintan (Babin) dibangun.

”Untuk Jembatan Batam Bintan kita terus upayakan. Jembatan ini nanti akan meningkatkan perekonomian Kepri serta memperlancar arus orang barang dan uang,” kata Nurdin saat Safari Subuh di Surai Al Hijrah Kijang Kencana 2 Tanjungpinang Timur, Senin (15/1).

Selain konektivitas wilayah, konektivitas hati menjadi sesuatu yang terbangun di antara banyak komponen masyarakat. Kesepahaman, saling mendukung dan memberi masukan untuk Kepri lebih baik, menurut Nurdin muncul di banyak kalangan di daerah ini. ”Semuanya karena Allah. Inilah yang dinamakan konektivitas hati. Kita bersama bekerja untuk Kepri,” kata Nurdin.

Konektivitas hati itu juga terlihat dari hadirnya sejumlah pejabat di lingkungan Kepri. Di antaranya tampak ikut bersafari subuh bersama Sekdaprov H TS Arif Fadillah, Asisten Administrasi Umum Muhammad Hasbi, Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Edy Sofyan, anggota DPRD Kepri Ing Iskandar.

Kepada jamaah yang hadir, Gubernur mengajak untuk terus memperbanyak bekal guna dibawa ke akhirat nanti. Karena yang dimiliki saat ini semuanya hanya bersifat sementara.

Nurdin juga mengimbau agar terus mensyukuri nikmat Allah salah satunya dengan menunaikan salat berjamaah di masjid atau surau. Apalagi memulai hari dengan salat berjamaah sejak waktu Subuh.

”Gunakan sebaik-baiknya nikmat kesehatan yang diberikan Allah saat ini. Cintai pekerjaan yang kita miliki saat ini, karena kerja adalah ibadah,” kata Nurdin. (mas)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here