Tetap Mendonor Meski Takut Jarum Suntik

0
888
DONOR DARAH: Dharma Setiawan sedang mengikuti donor darah di rumah PAN Jalan Basuki Rahmat, kemarin. f-andri/tanjungpinang pos

Ketika Pimpinan Partai Politik Ikuti Donor Darah 

Abaikan rasa takut. Yang penting bisa membantu sesama. Inilah yang dilakukan Dharma Setiawan, Ketua DPD Partai Amanat Nasional Kota Tanjungpinang.

TANJUNGPINANG – SEBENARNYA, Dharma takut dengan jarum suntik. Namun, ia harus membuang jauh-jauh rasa takut itu agar bisa menyumbangkan sekantor darahnya.

Dharma bersama kader partai lainnya menggelar donor darah di Sekretariat Rumah PAN bertempat di Jalan Basuki Rahmat, Rabu (19/4) dengen tema ‘PAN Berdonor’.

Saat itu, sekitar 80 kantor darah terkumpul yang berasal dari kader-kader partai dengan lambang matahari itu beserta masyarakat.

Nampak area pekarangan rumah PAN itu dipenuhi massa. Tidak hanya dari kader PAN itu sendiri melainkan juga partisipasi langsung masyarakat yang ingin menyumbangkan tetes darahnya agar bermanfaat.

Kembali ke Dharma, setelah tensi dicek oleh tim medis, kader partai berlambang matahari ini mulai mempersiapkan mental.

Rupanya, ia takut dengan jarum suntik. Saat tim medis mengeluarkan jarum dari bungkus plastik, politisi ini langsung menolehkan kepalanya ke arah kamera fotografer yang sedang mengabadikan fotonya.

Karena jarum yang dipegang tim medis langsung mengarahkan ke jari manisnya.

”Saya paling takut dengan jarum,” kata Dharma sambil tersenyum saat diperiksa oleh tim medis dari Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Tanjungpinang.

Padahal, ukuran jarum donor tersebut tidaklah seangker yang dibayangkan. Sebelum lengan tangannya ditusuk menggunakan jarum, ia sempat meminta kepada tim medis untuk berupaya jangan sampai dirinya merasa kesakitan.

”Kalau bisa dibuat tidak sakit ya,” ucap dia sambil menunjukkan senyumnya di depan kader PAN dan masyarakat yang ingin mendonorkan darahnya.

Ketua panitia PAN Berdonor, Usman Tarah mengatakan, pihaknya telah mengumpulkan 80 kantong darah dari berbagai jenis golongan darah.

Darah ini berasal dari kader PAN serta masyarakat Kota Tanjungpinang yang peduli dengan masyarakat selalu membutuhkan darah tersebut.

”Mudah-mudahan darah yang kami sumbangkan ini bermanfaat untuk orang ramai khususnya yang membutuhkan darah tersebut,” ujarnya penuh harap.

Sebelum darahnya mengucur ke kantong donor, Dharma Setiawan sempat menyampaikan sambutan yang singkat.

Ia mengatakan, donor darah sangatlah penting. Kalau ini sering dilakukan, secara tidak langsung masyarakat membantu pasien di rumah sakit yang membutuhkan darah tersebut.

”Setetes kantong darah dicatat oleh malaikat. Apa yang kita berikan hari ini bermanfaat untuk orang lain,” sebut dia.

PAN sendiri ternyata memiliki target. Dalam sehari kegiatan akan mengumpulkan sebanyak 80 kantong darah. Namun nyatanya, prediksi itu meleset, jumlah pendonor jauh melampaui dari target.

”Kalau dilihat dari jumlah yang datang, ini lebih dari target,” kata Dharma usai dirinya ikut mendonorkan darah.

Tetapi, kata dia, semua tergantung tim medis dari PMI Kota Tanjungpinang. Jika memungkinkan, PAN sanggup mendatangkan massa dengan jumlah yang lebih banyak.

Dharma, berharap, sebagaimana filosofi yang tergambar di lambang partai, melalui tetes darah diharapkan mampu memberikan pencerahan dan pengharapan untuk kehidupan yang jauh lebih baik.

Karena itu, meski dirinya takut jarum suntik, namun demi masyarakat yang membutuhkan, ia harus melupakan itu.

”Apalah arti takut dengan jarum dibandingkan betapa banyaknya masyarakat yang butuh bantuan darah,” ungkapnya.

”Setetes kantong darah dicatat oleh malaikat. Apa yang kita berikan hari ini bermanfaat untuk orang lain,” sebut dia.(ANDRI-YOAN)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here