Tiap Dua Hektare, Untungnya Rp42 Juta

0
476
BUPATI Bintan H Apri Sujadi dan Wabup H Dalmasri Syam serta TNI dan OPD terkait memanen padi di area pertanian padi sawah Poyotomo, Teluk Bintan, Kabupaten Bintan, Senin (19/2) kemarin siang. f-istimewa/kominfo

Bupati dan Wabup Bintan Panen Padi

BINTAN – BUPATI Bintan H Apri Sujadi dan Wakil Bupati H Dalmasri Syam kembali panen padi, Senin (19/2) kemarin. Jika sebelumnya di Cikolek, saat ini panen padi di daerah Poyotomo, Desa Sri Bintan, Kecamatan Teluk Sebong. Padi yang dipanen, jenisnya Invara 2 dan 5.

Area pertanian budi daya padi ini dikembangkan kelompok tani setempat seluas dua hektare. Satu area persawahan ditanam padi jenis Invara 5. Area ini mampu menghasilkan gabah sebanyak 6,72 ton, dengan 115 hari masa tanam. Sedangkan jenis padi Invara 2, produksi gabah juga sebanyak 6,72 ton, dengan masa tanam 127 hari.

Apri Sujadi, Bupati Bintan mengatakan, pihaknya melihat potensi pertanian padi yang cukup baik di wilayah Bintan. Apalagi padi yang ditanam di Poyotomo dekat dengan waduk yang memiliki kapasitas air yang melimpah.

”Ke depannya ini harus dikembangkan lebih luas lagi. Melihat hasil keuntungannya, ini dapat dijadikan mata pencaharian bagi para petani di Bintan. Dari dua lokasi area pertanian, hasilnya sangat maksimal,” kata H Apri Sujadi didampingi Wabup H Dalmasri Syam.

Ia menyebutkan juga, berhasilnya budi daya padi di Bintan harus dikembangkan lebih luas agar Binyan dapat menjadi lumbung padi. ”Ada beberapa lokasi lagi, yang cocok untuk budi daya padi di Bintan ini,” tambahnya.

Mizu Isdianto, Kepala BPTP Balitbangtan Kepri mengatakan, saat ini dengan hasil gabah sebanyak 6,7 ton per hektare, maka dapat diolah menjadi beras dalam hitungan bersih sebanyak 3 ton. Dengan nilai jual di tingkat petani sebesar Rp 12 ribu sampai Rp 13 ribu per kilogram, maka akan didapat penjualan sebesar Rp 36 juta per hektare.

”Kalau untuk biaya operasional itu per hektare membutuhkan biaya sebesar Rp 15 juta, hingga panen. Jika dikurang dengan Rp 36 juta, maka keuntungan didapat sebesar Rp 21 juta. Jika dikalikan 2 hektare maka Rp 42 juta,” sebutnya.

Ke depannya, lanjutnya, melalui BPPT Balitbangtan Kepri, pihaknya akan mengembangkan 2 hektare padi dan 4 hektare untuk percontohan, hingga target selanjutnya pertanian di Poyotomo menjadi 12 hektare.

Kapten TH Prabowo, Danramil Bintan Utara mengatakan, pihaknya melalui Kodim 0315 Bintan akan terus membantu pengembangan petak sawah di Kampung Poyotomo. Bersama Babinsa dan personel Kodim 0315, akan turun langsung membina kelompok tani.

”Ke depannya, kami akan melibatkan personel TNI, untuk mengembangkan hingga 12 hektare sawah di kawasan ini,” tambahnya.(YENDI-JENDARAS)

Loading...

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here